Lindungi DJ Nathalie yang Digoda, Asisten Dianiaya Mantan Suami Artis Dina Lorenza

Kompas.com - 06/12/2019, 13:18 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAKepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Asisten dari penyanyi sekaligus DJ, Nathalie Holscher, diduga dianiaya oleh Gathan Saleh di Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (4/12/2019).

Korban yang bernama Steffano Ellya Tintingon alias Fano diduga dianiaya lantaran melindungi Nathalie saat digoda oleh Gathan.

Gathan diketahui merupakan mantan suami Dina Lorenza.

"Telah terjadi pengeroyokan yang dilakukan tersangka G. Saat kejadian, korban bermaksud melindungi Nathalie yang diganggu oleh pelaku," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Yusri mengatakan, akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian bibir, telinga kiri, dan tangan kanan.

Nantinya, lanjut Yusri, polisi akan memanggil Nathalie guna dimintai keterangan terkait peristiwa penganiayaan itu.

"Penyidik dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap para saksi untuk dimintai keterangan," ungkap Yusri.

Gathan terancam dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X