Setelah Dibongkar Pengendara, Dishub Akan Beri Barier Berlapis di Putaran Flyover Dr Satrio

Kompas.com - 06/12/2019, 14:42 WIB
kondisi jalur putaran Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONkondisi jalur putaran Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Budi Setiawan memastikan pihaknya akan memasang kembali barier beton di flyover kolong Jalan Dr Satrio.

Bahkan petugas akan memasangkan barier dua lapis di lokasi tersebut.

"Saya kemarin sudah koordinasi dengan dinas, kita akan perkuat lagi mungkin ini dua lapis penutupanya supaya bisa lebih kuat lagi," kata Budi saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2019).

Tindakan tersebut dilakukan pascaperistiwa pemindahan barier yang dilakukan para pengguna jalan pada Kamis (5/12/2019).

Selain menambahkan barier, Budi juga akan menambah personel untuk melakukan penjagaan di lokasi jalur putaran. Dirinya juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian lalu lintas agar ikut membantu penjagaan di lokasi tersebut.

Baca juga: Petugas Dishub Kewalahan Adang Pengendara yang Terobos Putaran Flyover Dr Satrio

"Makanya kita akan lakukan lagi (pemasangan barier) dan memperkuat lagi penjagaan supaya tidak terulang hal serupa," ucap dia.

Sebelumnya, aksi bongkar barier beton di Jalan Dr Satrio sempat viral di media sosial.

Aksi tersebut terekam dalam sebuah video dan viral pasca diposting di akun Instagram @jktinfo.

Dalam video tersebut, tampak situasi Jalan Dr Satrio tengah macet. Di tengah kemacetan tersebut, para pengguna jalan berbondong-bondong mengangkat barier yang menutupi putaran balik tersebut.

Alhasil, para pengedar pun bisa melewati jalan putaran yang sebelumnya tertutup itu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Melonjak, Pasien di RSPI Sulianti Saroso Terus Bertambah

Kasus Covid-19 Melonjak, Pasien di RSPI Sulianti Saroso Terus Bertambah

Megapolitan
7 Pengedar Narkoba Ditangkap, Edarkan 75 Kg Ganja Pakai Bungkusan Dodol

7 Pengedar Narkoba Ditangkap, Edarkan 75 Kg Ganja Pakai Bungkusan Dodol

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Polisi Akan Panggil Anji dan Hadi Pranoto | Tukang Becak Meninggal di Atas Becaknya, Reaktif Covid-19

[POPULER JABODETABEK] Polisi Akan Panggil Anji dan Hadi Pranoto | Tukang Becak Meninggal di Atas Becaknya, Reaktif Covid-19

Megapolitan
Jakarta Catat 4 Kali Lonjakan Kasus Covid-19 Dua Pekan Terakhir, Berikut Datanya

Jakarta Catat 4 Kali Lonjakan Kasus Covid-19 Dua Pekan Terakhir, Berikut Datanya

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Peraturan Denda Progresif bagi Pelanggar PSBB

Pemprov DKI Susun Peraturan Denda Progresif bagi Pelanggar PSBB

Megapolitan
6 Sekolah di Bekasi Gelar Simulasi KBM Tatap Muka, Kemendikbud: Melanggar SKB 4 Menteri

6 Sekolah di Bekasi Gelar Simulasi KBM Tatap Muka, Kemendikbud: Melanggar SKB 4 Menteri

Megapolitan
Sistem Tilang Elektronik di Depok Akan Dipasang dalam 3 Tahap

Sistem Tilang Elektronik di Depok Akan Dipasang dalam 3 Tahap

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Terus Melonjak, PSI Dorong Anies Ambil Kebijakan Rem Darurat

Kasus Covid-19 di Jakarta Terus Melonjak, PSI Dorong Anies Ambil Kebijakan Rem Darurat

Megapolitan
Tawuran Berkali-kali Terjadi di Johar Baru, 4 Orang Ditangkap

Tawuran Berkali-kali Terjadi di Johar Baru, 4 Orang Ditangkap

Megapolitan
Dua Bulan Pelonggaran PSBB, Kasus Covid-19 di Depok Melonjak

Dua Bulan Pelonggaran PSBB, Kasus Covid-19 di Depok Melonjak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Mayoritas Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Mayoritas Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan

Megapolitan
Kisah Wartawan Positif Covid-19, Takut OTG sampai Akhirnya Terinfeksi

Kisah Wartawan Positif Covid-19, Takut OTG sampai Akhirnya Terinfeksi

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus di Depok: Tambah 28 Kasus, Temuan Terbanyak Sejak Pelonggaran PSBB

UPDATE 4 Agustus di Depok: Tambah 28 Kasus, Temuan Terbanyak Sejak Pelonggaran PSBB

Megapolitan
Depok Akan Terapkan Tilang Elektronik Mulai September, Kamera ETLE Dipasang di 2 Lokasi

Depok Akan Terapkan Tilang Elektronik Mulai September, Kamera ETLE Dipasang di 2 Lokasi

Megapolitan
Evaluasi Hari Pertama Ganjil Genap DKI, Pelanggar Capai 1.195 Kendaraan

Evaluasi Hari Pertama Ganjil Genap DKI, Pelanggar Capai 1.195 Kendaraan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X