Masuk Musim Hujan, Pemkot Jakpus Pangkas 9.302 Pohon di 8 Kecamatan

Kompas.com - 06/12/2019, 17:51 WIB
Pohon mahoni tumbang timpa tiang listrik di jalan Kalibata Selatan, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONPohon mahoni tumbang timpa tiang listrik di jalan Kalibata Selatan, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019)


JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki musim hujan, Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat memangkas 9.302 pohon di Jakarta Pusat.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang ataupun cabang patah akibat hujan deras.

“Sampai dengan minggu ketiga bulan November 2019 kami sudah melakukan penopingan sejumlah pohon deng kategori pangkas ringan sebanyak 5.097, pangkas sedang 3.658, pangkas berat sebanyak 547 pohon. Sehingga total pohon yang telah dipangkas itu ada 9.302 pohon,” ujar Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat, Mila Ananda, saat dihubungi, Jumat (6/12/2019).

Mila mengatakan, pemangkasan dilakukan di delapan kecamatan yang ada di Jakarta Pusat.


Delapan kecamatan itu, yakni Menteng, Gambir, Tanah Abang, Senen, Kemayoran, Sawah Besar, Cempaka Putih, dan Johar Baru.

Selain untuk mencegah pohon tumbang, penebangan dilakukan karena usia pohonnya sudah tua.

“Kami juga berupaya mendeteksi pohon secara kasat mata yang sudah terlihat keropos pada bagian luarnya, kemudian bisa langsung dilakukan penebangan karena khawatir bisa membahayakan masyarakat,” kata Mila.

Baca juga: Musim Hujan Tiba, Sudin Kehutanan Jakbar Pangkas Pohon yang Rentan Tumbang

Mila menambahkan, untuk mengantisipasi pohon rawan tumbang, ia pun menyiapkan timnya untuk mengecek pepohonan yang ada di sejumlah wilayah di Jakarta Pusat

"Semua petugas selama ini juga terus melakukan patroli sambil mengecek pohon-pohon yang perlu dilakukan penopingan," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X