Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Kompas.com - 06/12/2019, 20:56 WIB
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur Santo kepada awak media di Ruang Rapat Sudin SDA Jakarta Timur, Jumat (6/12/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIKepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur Santo kepada awak media di Ruang Rapat Sudin SDA Jakarta Timur, Jumat (6/12/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdapat 45 proyek saluran air di seluruh wilayah Jakarta Timur yang digarap Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.

Kepala Sudin SDA Jakarta Timur Santo mengatakan, pengerjaan seluruh proyek saluran air itu sudah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2019.

"Rata-rata keseluruhan itu progres pengerjaannya sudah 85 persen ya," kata Santo di ruang rapat Sudin SDA Jakarta Timur, Jumat (6/12/2019).

Santo menambahkan, pihaknya yakin seluruh proyek saluran air dapat rampung tepat waktu. Kendati demikian, terdapat sejumlah permasalahan yang menghambat pengerjaan proyek.

Baca juga: Proyek Saluran Air Rusak Rumah Warga Cakung, Pemkot Minta Kontraktor Perbaiki

Beberapa kontraktor dinilai tidak profesional dalam mengerjakan proyeknya. Setidaknya terdapat 40 persen dari 35 kontraktor yang menangani proyek saluran air di Jakarta Timur.

"Saya sudah sering memperingatkan mereka, 'Kami mempekerjakan Anda untuk menyelesaikan masalah, bukan malah menambah masalah, jadi tolong bantu kami'," kata Santo meniru percakapannya dengan kontraktor.

Baca juga: 40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

"Sering saya bilang begitu. Yang sering jadi masalah itu karena banyak mandor yang ganti saat proyek sudah berjalan, seperti di Pisangan Baru. Di sana mandornya ganti sampai tiga kali. Mungkin karena pembayarannya enggak pas," imbuhnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X