PT MRT Siap jika Ditugaskan Mengerjakan Proyek Perpanjangan Rute hingga Tangsel

Kompas.com - 06/12/2019, 22:38 WIB
Suasana masyarakat saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba tersebut. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana masyarakat saat mengikuti kegiatan uji coba kereta MRT fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta, Selasa (12/3/2019). Uji coba publik kereta MRT fase 1 dilakukan mulai 12-23 Maret 2019. Hingga 11 Maret, tercatat 184.738 orang yang mendaftar untuk mengikuti rangkaian uji coba tersebut.
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Moda Raya Terpadu ( MRT) mengaku siap jika kelak ditugaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengerjakan proyek perpanjangan rute hingga ke wilayah Tangerang Selatan.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar saat menjawab pertanyaan mengenai rencana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang akan memperpanjang jalur MRT koridor Selatan-Utara ke Tangerang Selatan.

“Itu tugas BPTJ berkoordinasi dengan Pemprov DKI, kalau MRT ditugasin ya kami kerjakan. Namun, sampai hari ini belum ada penugasan,” ujar William dalam peluncuran kartu multi trip ticketing (MTT) di terowongan Kendal, Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).

William mengatakan, tahapan pra-feasibility study (FS) atau studi kelayakan rencana perpanjangan jalur MRT ke Tangerang Selatan telah diberikan PT MRT kepada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pada tahun lalu.

Namun, hingga kini PT MRT sendiri belum dapat penugasan terkait proyek perpanjangan MRT itu.

Baca juga: Pemkot Tangsel Tunggu Pembahasan PT MRT soal Rencana Rute MRT

“Kami serahkan tahun lalu (pra feasibility study), di situ harus ada tugas pemerintah menugaskan siapa PJPK-nya (penanggung jawab proyek kerja sama),” kata William.

Saat ini pihak MRT pun masih menunggu penugasan pengerjaan perpanjangan rute tersebut.

“Tergantung pemerintah untuk menetapkan mau ditugaskan kepada siapa. Prinsipnya kita siap kalau ditugasin,” ucapnya.

Adanya wacana perpanjangan MRT ke Tangerang Selatan tersebut dilakukan karena banyak warga Tangsel yang melakukan aktivitasnya di kawasan DKI Jakarta.

"Kalau dihitung lalu lintas harian rata-rata di Tangsel sudah terlalu tinggi. Mobilitas penduduk Tangsel hampir 70 persen ke Jakarta," kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat ditemui di Pemkot Tangsel, Selasa (3/12/2019).

Karena itu, kata Benyamin, transportasi massal menjadi salah satu alternatif untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas.

"Dari Senin sampai Jumat. Jadi kebutuhan angkutan massal berorientasikan ke Jakarta itu sangat tinggi menurut kajian Dinas Perhubungan, tapi saya lupa angkanya," ucap dia.

Sampai saat ini, Pemkot Tangsel belum melakukan komunikasi tentang rencana diteruskan MRT.

Baca juga: Wali Kota Tangsel Ingin MRT Juga Melintas di Ciputat dan Pamulang

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X