Hubungan Seks Sejenis Antar-lelaki Jadi Sebab Penularan HIV Meningkat di Jakarta

Kompas.com - 08/12/2019, 14:34 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti saat ditemui di Ruang Komisi E DPRD DKI Jakarta KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti saat ditemui di Ruang Komisi E DPRD DKI Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, tren penularan HIV terbesar terjadi pada hubungan lelaki seks dengan lelaki (LSL).

"Tren peningkatan yang tajam di LSL, dulu kan di pengguna jarum suntik, kemudian perilaku seks. Perilaku seks saat ini justru di LSL sangat sangat melonjak," ujar dia saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta, Minggu (8/12/2019).

Widyastuti menjelaskan, tren penularan tersebut terjadi bukan hanya di Indonesia. Penularan HIV dengan cara LSL terjadi dengan skala global.

"Dua tahun terkahir itu LSL tertinggi seluruh Indonesia dan dunia juga terus meningkat," kata dia.

LSL tersebut, lanjut dia, menyumbang 13 persen dari penularan HIV di DKI Jakarta. Namun, Widyastuti tidak menyebut jumlah secara detail berapa orang yang tertular HIV dengan cara LSL tersebut.

Widyastuti juga menjelaskan, penyebab LSL kian marak lantaran prilaku seks menyimpang tersebut secara global pun meningkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, kemudahan akses internet memberikan dampak perkembangan LSL kian hari kian menjamur.

Disebutkan juga bahwa keberanian kaum gay untuk mempublikasikan hubungan mereka kian besar. Hal tersebut bisa menjadi alasan mengapa angka LSL semakin terangkat ke permukaan.

"Mungkin dulu sudah ada, tapi tertutup, sekarang sudah terbuka," ungkap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekonstruksi Trotoar di Sekitar Puspemkot Tangerang Habiskan Rp 3 Miliar

Rekonstruksi Trotoar di Sekitar Puspemkot Tangerang Habiskan Rp 3 Miliar

Megapolitan
Polisi: Warga yang Dibuntuti Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro adalah Pegawai Pemprov DKI

Polisi: Warga yang Dibuntuti Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro adalah Pegawai Pemprov DKI

Megapolitan
Kasus Pencemaran Nama Baik Iwan Fals Dilimpahkan ke Polres Metro Depok

Kasus Pencemaran Nama Baik Iwan Fals Dilimpahkan ke Polres Metro Depok

Megapolitan
Sejumlah Lampu Jalan di Jakarta Selatan Mati, Ada yang Sudah Padam 9 Hari

Sejumlah Lampu Jalan di Jakarta Selatan Mati, Ada yang Sudah Padam 9 Hari

Megapolitan
Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah, Berawal dari Bubarkan Aksi Balap Liar

Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah, Berawal dari Bubarkan Aksi Balap Liar

Megapolitan
Bus Transjakarta Kecelakaan Terus, KNKT Mulai Investigasi 4 Hal

Bus Transjakarta Kecelakaan Terus, KNKT Mulai Investigasi 4 Hal

Megapolitan
Warga Tewas Tertabrak Busnya, PT Transjakarta: Korban Menyeberang Tiba-tiba lewat Sela Pagar

Warga Tewas Tertabrak Busnya, PT Transjakarta: Korban Menyeberang Tiba-tiba lewat Sela Pagar

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Buntuti Orang dengan Dalih Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Buntuti Orang dengan Dalih Investigasi

Megapolitan
Bendera hingga Posko Ormas di Kecamatan Kembangan Ditertibkan

Bendera hingga Posko Ormas di Kecamatan Kembangan Ditertibkan

Megapolitan
Serikat Pekerja Transjakarta: Layanan Menurun karena Perusahaan Utamakan Profit daripada SDM

Serikat Pekerja Transjakarta: Layanan Menurun karena Perusahaan Utamakan Profit daripada SDM

Megapolitan
Ganjil Genap Depok, Polisi Klaim Kemacetan di Jalan Margonda Raya Berkurang

Ganjil Genap Depok, Polisi Klaim Kemacetan di Jalan Margonda Raya Berkurang

Megapolitan
Pengusaha Pusat Perbelanjaan Sebut Pelonggaran PPKM Bawa Tren Positif

Pengusaha Pusat Perbelanjaan Sebut Pelonggaran PPKM Bawa Tren Positif

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dibatalkan, Pengusaha Mal Janji Tiadakan Acara yang Timbulkan Kerumunan

PPKM Level 3 Saat Nataru Dibatalkan, Pengusaha Mal Janji Tiadakan Acara yang Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Rombak Jadwal Sekolah di Tangsel, Murid Belajar Daring 20-31 Desember

Rombak Jadwal Sekolah di Tangsel, Murid Belajar Daring 20-31 Desember

Megapolitan
Banjir Rob di Muara Gembong, Warga: Ya Allah, dari Kamis Ora Surut, Tolongin, Bupati Ora Ada

Banjir Rob di Muara Gembong, Warga: Ya Allah, dari Kamis Ora Surut, Tolongin, Bupati Ora Ada

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.