Pemkot Jakpus Pastikan Pasar Baru Metro Atom Siap Ditempati PKL Senen

Kompas.com - 09/12/2019, 13:20 WIB
Pedagang Pasar Baru Metro Atom Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAPedagang Pasar Baru Metro Atom Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat memastikan Pasar Baru Metro Atom siap untuk ditempati para PKL yang berjualan di bahu jalan Raya Senen.

Adapun PKL Senen mulai Senin (8/12/2019) ini, tidak diperbolehkan berjualan di bahu jalan.

Semua pedagang diminta untuk pindah ke Pasar Baru Metro Atom, tempat relokasi yang telah disiapkan Pemkot Jakpus.

“Ya kemarin kita sudah survei. Hari ini dari PD Pasar Jaya sudah menyiapkan tempat mereka berjualan di Pasar Baru Metro Atom lantai empat,” ujar Camat Senen, Ronny Japriko di Jalan Raya Senen, Jakarta Pusat, Senin.

Baca juga: Wakil Wali Kota Jakpus Sebut Ada Ormas Kuasai PKL Senen, Menghasut Agar Tolak Relokasi

Ronny mengatakan, EX Billiard Pasar Baru Metro Atom, tempat relokasi para PKL telah ditata oleh PD Pasar Jaya sebagai pengelolanya.

“Iya nih Minggu lalu memang masih ditutup. Tapi sudah kita perbaiki, mereka PD pasar Jaya katakan siap (jika PKL menempati Pasar Baru Metro Atom) makanya kita coba,” kata Ronny.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, Pemkot Jakpus tengah mendata para PKL Senen yang hendak direlokasi ke Pasar Baru Metro Atom.

Adapun hanya sebagian PKL yang bersedia. Sementara, 30 PKL lainnya tidak bersedia untuk direlokasi.

Baca juga: Pemkot Jakpus Kesulitan Tindak Oknum Ormas yang Kuasai PKL Senen

“Kalau hari ini ada yang mau langsung pindah kita akan data. Pendaftaran pun sampai hari ini dibuka, kan adminstrasi harus dipenuhi juga,” ucap Ronny.

Ia mengatakan, para PKl yang nantinya direlokasi ke Pasar Baru Metro Atom akan digratiskan selama enam bulan penyewaaan.

Ronny juga memastikan para PKL yang direlokasi ke Pasar Baru Metro Atom tidak akan merugi.

“Pasar Atom kan dikasih gratis 6 bulan. Kita upayakan saya sudah survei di lantai empat Pasar Baru Metro Atom malah AC lagi. Dari segi ekonomi bagus tidak mati karena banyak yang jual baju bekas juga di sana. Harusnya nyaman dong masak baju belas digabung sama tukang ayam kan tidak mungkin,” katanya.

Sejumlah PKL memakai badan jalan hingga mengakibatkan arus lalu lintas mengarah Jalan Kramat menjadi padat dan macet.

Awalnya mereka akan direlokasi ke Pasar Kenari. Namun, para pedagang menolak lantaran di sana pusat penjualan peralatan listrik.

Menurut Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, ada salah satu ormas yang menguasai para PKL Senen. Ormas tersebut juga menghasut agar pedagang menolak dipindahkan dari bahu jalan.

Menurut dia, para ormas itu mengancam PKL Senen agar menolak direlokasi. Padahal secara keseluruhan, Irwandi menilai pedagang bersedia dipindahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD DKI: Penunjukan Bendahara Nasdem Jadi Ketua Pelaksana Formula E Bersifat Politis

Anggota DPRD DKI: Penunjukan Bendahara Nasdem Jadi Ketua Pelaksana Formula E Bersifat Politis

Megapolitan
Seminggu Terakhir, Jumlah Tes Covid-19 di Jakarta Turun hingga 25 Persen

Seminggu Terakhir, Jumlah Tes Covid-19 di Jakarta Turun hingga 25 Persen

Megapolitan
Azas Tigor Minta Status Kota Layak Anak Depok Dicabut, Ini Jawaban Pemkot

Azas Tigor Minta Status Kota Layak Anak Depok Dicabut, Ini Jawaban Pemkot

Megapolitan
Lapaknya di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim Dibongkar, Pedagang Minta Solusi Pemkot Depok

Lapaknya di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim Dibongkar, Pedagang Minta Solusi Pemkot Depok

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Simak Aturan ‘Ngantor’ di Ibu Kota

Jakarta PPKM Level 2, Simak Aturan ‘Ngantor’ di Ibu Kota

Megapolitan
Polisi Tutup Jalan di Kawasan Monas dan Patung Kuda untuk Cegah Reuni 212, Berikut Lokasinya

Polisi Tutup Jalan di Kawasan Monas dan Patung Kuda untuk Cegah Reuni 212, Berikut Lokasinya

Megapolitan
Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangsel Minta Puskesmas Waspada dan Bersiap Diri

Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangsel Minta Puskesmas Waspada dan Bersiap Diri

Megapolitan
Polda Metro Jaya Imbau Warga Tak Terpancing Ikut Reuni 212 di Patung Kuda

Polda Metro Jaya Imbau Warga Tak Terpancing Ikut Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
UPN Veteran Jakarta Bantah Tutup-tutupi Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

UPN Veteran Jakarta Bantah Tutup-tutupi Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai di Pasar Koja Naik

Megapolitan
UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

UMK 2022 Kota Bekasi Cuma Naik 0,71 Persen, Pemkot: Sesuai Formula PP Pengupahan

Megapolitan
Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Megapolitan
Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Megapolitan
Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Megapolitan
Kondisi Munarman Disebut Sehat

Kondisi Munarman Disebut Sehat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.