Jadi Anggota TGUPP dan Dewan Pengawas 7 RSUD, Achmad Haryadi Dapat Gaji Dobel

Kompas.com - 09/12/2019, 13:36 WIB
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIKetua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan, anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP) DKI Jakarta Achmad Haryadi mendapatkan gaji dobel.

Selain anggota TGUPP, Haryadi juga menjadi Dewan Pengawas tujuh rumah sakit umum daerah ( RSUD) Jakarta, yaitu RSUD Koja, RSUD Cengkareng, RSUD Tarakan, RSUD Pasar Minggu, RSUD Pasar Rebo, RSUD Budi Asih, dan RSUD Duren Sawit.

"Berarti kan dia menerima dua gaji," ujar Iman di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Iman menuturkan, tujuh RSUD itu memiliki lima orang Dewan Pengawas, dua orang di antaranya merupakan pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta dan tidak mendapat gaji sebagai Dewan Pengawas.

Baca juga: Rangkap Jabatan, Anggota TGUPP Achmad Haryadi Juga Jabat Dewan Pengawas 7 RSUD Jakarta

Sementara itu, tiga orang lainnya merupakan tenaga profesional. Mereka menerima gaji sebagai Dewan Pengawas.

Menurut Iman, Haryadi termasuk Dewan Pengawas yang merupakan tenaga profesional, meskipun kini berstatus anggota TGUPP Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Komisi E DPRD DKI Jakarta akan mencari tahu dasar hukum soal boleh atau tidaknya seorang anggota TGUPP merangkap jabatan dan menerima gaji dobel.

"Dia masuk ke Dewan Pengawas dulu, terus dia masuk ke TGUPP, berarti kan dia dapat (gaji) dobel nih, tapi kami mau lihat dulu secara payung hukumnya boleh atau tidak rangkap-rangkap jabatan," kata Iman.

Achmad Haryadi menjadi Dewan Pengawas tujuh RSUD Jakarta sejak 2016. Ia kemudian diangkat menjadi anggota TGUPP Anies pada 2018.

Kompas.com masih berupaya meminta konfirmasi Achmad Haryadi soal pernyataan Iman Satria tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X