Cegah PKL Senen Jualan di Bahu Jalan, Satpol PP Berjaga hingga Malam

Kompas.com - 09/12/2019, 15:38 WIB
Kondisi PKL Senen, Jakarta Pusat yang semrawut, Jumat (15/11/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAKondisi PKL Senen, Jakarta Pusat yang semrawut, Jumat (15/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Bernard Tambunan mengatakan, anggota Satpol PP mulai Senin (9/12/2019) ini akan berjaga hingga malam di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Hal itu menyusul penataan kawasan tersebut. Salah satu yang mau ditata yakni PKL Senen. Mereka selama ini berjualan di bahu jalan.

Saat ini tidak diliperbolehkan lagi PKL Senen berjualan di bahu jalan. PKL yang jualan di bahu Jalan Raya Senen diminta pindah ke Pasar Baru Metro Atom.

“Penjagaan dan penataan istilahnya. Sesuai dengan hasil rapat kami di tingkat kota maupun provinsi, kami akan berjaga sampai pukul 22.00 WIB,” kata Bernard di Jalan Raya Senen, Jakarta Pusat, Senin.

Baca juga: Pemkot Jakpus Pastikan Pasar Baru Metro Atom Siap Ditempati PKL Senen

Bernard mengatakan, ada sekitar 600 orang personel gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri yang jaga di kawasan tersebut.

“Ya kami akan lakukan terus berjaga selama penataan. Kami ada sekitar 10 pos penjagaan dengan personel dibantu anggota polisi, TNI, dan bantuan lainnya,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bernard mengatakan, penjagaan di kawasan Senen dilakukan hingga situasi kondusif dan tidak ada lagi pedagang yang jualan bahu jalan di kawasan tersebut.

“Situasional tidak terbatas, sampai semua kondusif pokoknya,” ucapnya.

Ia mengimbau agar para PKL yang biasa berjualan di bahu jalan Senen pindah ke Pasar Baru Metro Atom.

“Bagi yang menolak kami akan tetap imbau sebagaimana relokasi yang kami usulkan, pengaduan juga sudah banyak, pejalan kaki juga sudah protes,” ujar Bernard.

Keberadaan PKL bahu jalan di kawasan itu selama ini mengakibatkan arus lalu lintas tersendat bahkan macet. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Tahap Uji Coba, Dua Kereta LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Bertabrakan

Baru Tahap Uji Coba, Dua Kereta LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Bertabrakan

Megapolitan
23 Warga Koja Keracunan Setelah Konsumsi Nasi Kotak Berlogo Parpol

23 Warga Koja Keracunan Setelah Konsumsi Nasi Kotak Berlogo Parpol

Megapolitan
Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Ditemukan Tewas, Terseret Arus hingga 5 Km

Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Ditemukan Tewas, Terseret Arus hingga 5 Km

Megapolitan
1.800 PMKS di Jakarta Barat Ikut Vaksinasi Dosis 1

1.800 PMKS di Jakarta Barat Ikut Vaksinasi Dosis 1

Megapolitan
Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang, Polisi Tes Darah Sopir

Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang, Polisi Tes Darah Sopir

Megapolitan
LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Warga Dengar Dentuman

LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Warga Dengar Dentuman

Megapolitan
Fakta Kecelakaan Bus Transjakarta, Dua Tewas dan 37 Luka-luka

Fakta Kecelakaan Bus Transjakarta, Dua Tewas dan 37 Luka-luka

Megapolitan
Hasil Pemeriksaan Dinas LH DKI, Teluk Jakarta Masih Tercemar Parasetamol

Hasil Pemeriksaan Dinas LH DKI, Teluk Jakarta Masih Tercemar Parasetamol

Megapolitan
Evaluasi Ganjil Genap di 13 Lokasi di Jakarta, Polisi: 90 Persen Masyarakat Sudah Patuh

Evaluasi Ganjil Genap di 13 Lokasi di Jakarta, Polisi: 90 Persen Masyarakat Sudah Patuh

Megapolitan
Imbas Pandemi, Pengajuan Paspor Baru di Bekasi Turun Drastis pada 2021

Imbas Pandemi, Pengajuan Paspor Baru di Bekasi Turun Drastis pada 2021

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, 50 RPTRA di Jakarta Pusat Kembali Dibuka

PPKM Level 2 Jakarta, 50 RPTRA di Jakarta Pusat Kembali Dibuka

Megapolitan
Perpanjang Kerja Sama TPST Bantargebang, Pemprov DKI Beri Hibah Rp 379,5 Miliar Per Tahun ke Pemkot Bekasi

Perpanjang Kerja Sama TPST Bantargebang, Pemprov DKI Beri Hibah Rp 379,5 Miliar Per Tahun ke Pemkot Bekasi

Megapolitan
Polisi Belum Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 10 Ruas Jalan pada Senin-Rabu

Polisi Belum Tilang Pelanggar Ganjil Genap di 10 Ruas Jalan pada Senin-Rabu

Megapolitan
Kantin SD yang Gelar PTM di Kota Tangerang Dilarang Buka

Kantin SD yang Gelar PTM di Kota Tangerang Dilarang Buka

Megapolitan
Kerja Sama Pemprov DKI Kelola TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diperpanjang 5 Tahun

Kerja Sama Pemprov DKI Kelola TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diperpanjang 5 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.