Jualan di Bahu Jalan, PKL Senen Merasa Tak Ganggu Lalu Lintas

Kompas.com - 09/12/2019, 22:39 WIB
Pedagang Pasar Baru Metro Atom Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAPedagang Pasar Baru Metro Atom Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pedagang kaki lima (PKL) Senen merasa keberadaannya di bahu jalan tidak mengganggu arus lalu lintas di kawasan Senen.

Menurut para PKL, mereka sudah berjualan dengan tertib. Sebab para PKL ini berjualan mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

"Kami jelas tetap ingin dagang di sini, yang penting kami rapi itu aja. Sebenarnya masalah macet itu tidak terlalu macet, kami pun tertib jualan mana pernah kami ribut-ribut," ujar Netty Siahaan, salah satu PKL yang berjualan di bahu jalan di Senen, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Netty mengatakan, seharusnya arus lalu lintas yang padat di kawasan Senen langsung bisa diatasi oleh Pemerintah Kota Jakpus.

Misalnya, dengan mengatur arus lalu lintas agar tidak terlalu padat di sekitar tempat mereka jualan.

Baca juga: PKL Senen Akan Direlokasi, Pemkot Jakpus Diminta Sosialisasi ke Masyarakat

"Ya kalau semrawut gara-gara satpol PP yang tidak mau menjaga dan mengatur arus lalu lintas," kata dia.

Sama halnya, Budi, PKL Senen lainnya menegaskan para pedagang tidak akan mau direlokasi ke Pasar Baru Metro Atom.

Ia mengatakan, para PKL tetap ingin berjualan di kawasan Senen. Sebab hanya dengan berjualan di Senen mereka mendapat keuntungan dan bisa menghidupi kebutuhan sehari-hari mereka.

"Kami pengennya relokasinya di Blok III, di taman ini sekitaran Senen. Kalau pun tidak diperbolehkan, ya sudah kami pengennya tetap di jalanan, daripada tidak makan," tuturnya.

Baca juga: Tak Mau ke Pasar Baru, PKL Senen Ingin Direlokasi ke Pekarangan Pasar Senen Blok III

Adapun sejumlah PKL Senen memakai badan jalan hingga mengakibatkan arus lalu lintas mengarah Jalan Kramat menjadi padat dan macet.

Ada pula yang menggelar dagangannya di badan jalan.

Mereka menjajakan pakaian, celana, kaca mata, topi, dan dagangan lainnya.

Akhirnya saat ini para PKL tersebut tidak diperbolehkan lagi jualan di bahu Jalan Raya Senen. Mereka akan direlokasi ke Pasar Baru Metro Atom.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Rabu Malam, Mayoritas Jakarta dan Tangerang Diprakirakan Hujan

BMKG: Rabu Malam, Mayoritas Jakarta dan Tangerang Diprakirakan Hujan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran hingga 14 April 2020

Pemkot Bekasi Perpanjang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran hingga 14 April 2020

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Pemuda yang Kerap Tawuran di Tambora, 2 Positif Narkoba

Polisi Tangkap 8 Pemuda yang Kerap Tawuran di Tambora, 2 Positif Narkoba

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengedar Sabu 2,8 Gram di Tambora

Polisi Tangkap Pengedar Sabu 2,8 Gram di Tambora

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembuat Akun Facebook Palsu yang Catut Foto Selebgram Alodya Desi

Polisi Tangkap Pembuat Akun Facebook Palsu yang Catut Foto Selebgram Alodya Desi

Megapolitan
Tak Perlu Keluar Rumah, Warga DKI Kini Bisa Belanja di Pasar Secara jarak Jauh

Tak Perlu Keluar Rumah, Warga DKI Kini Bisa Belanja di Pasar Secara jarak Jauh

Megapolitan
Jemaah Masjid Jami Urung Pulang ke Medan karena Jalani Masa Isolasi

Jemaah Masjid Jami Urung Pulang ke Medan karena Jalani Masa Isolasi

Megapolitan
Lakukan Rapid Test, 18 Orang di Kota Tangerang Dinyatakan Positif Covid-19

Lakukan Rapid Test, 18 Orang di Kota Tangerang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Penumpang MRT Jakarta Turun hingga 8.325 akibat Corona, Biasanya 100.000

Penumpang MRT Jakarta Turun hingga 8.325 akibat Corona, Biasanya 100.000

Megapolitan
Pemkot Batasi Transportasi Umum ke Bekasi, Damri Tak Lagi Beroperasional

Pemkot Batasi Transportasi Umum ke Bekasi, Damri Tak Lagi Beroperasional

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Tangsel : 34 Positif, 6 Orang Meninggal, dan 2 Sembuh

[UPDATE] Covid-19 di Tangsel : 34 Positif, 6 Orang Meninggal, dan 2 Sembuh

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Pramuka Tutup Dua Hari

Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Pramuka Tutup Dua Hari

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pakai Drone untuk Semprotkan Disinfektan ke Jalan Protokol dan Stadion

Pemkot Bekasi Pakai Drone untuk Semprotkan Disinfektan ke Jalan Protokol dan Stadion

Megapolitan
Pilkada 2020 Ditunda, KPU Depok Klaim Sudah Siap 100 Persen Gelar Pemungutan Suara

Pilkada 2020 Ditunda, KPU Depok Klaim Sudah Siap 100 Persen Gelar Pemungutan Suara

Megapolitan
Kecelakaan Dalam Tol di Tanjung Duren, Satu Mobil Terbakar

Kecelakaan Dalam Tol di Tanjung Duren, Satu Mobil Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X