Pemprov DKI Anggarkan Rp 170 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan

Kompas.com - 09/12/2019, 22:44 WIB
Suasana loket penjualan tiket bus di Terminal Kampung Rambutan pada H-8 Lebaran, Selasa (28/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana loket penjualan tiket bus di Terminal Kampung Rambutan pada H-8 Lebaran, Selasa (28/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merevitalisasi Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan revitalisasi Terminal Kampung Rambutan akan mulai dilakukan pada tahun 2020.

"Kita akan melakukan revitalisasi Terminal Kampung Rambutan di sana sebagai plotting DKI karena banyak integrasi secara utuh antara LRT Jabodebek dengan terminal ini. Nanti yang akan kita jadikan semacam contoh begitu terjadi integrasi secara utuh di satu stasiun LRT Jabodebek," ucap Syafrin di Balairung, Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Senin (9/12/2019).

Ia menuturkan revitalisasi bertujuan sebagai contoh proses integrasi yang terjadi antar moda transportasi menuju terminal. Integrasi ini nantinya akan diterapkan ke sejumlah terminal dan stasiun lain.

Baca juga: Diusulkan untuk Gaji 67 Anggota, Anggaran TGUPP Dipangkas Hanya Buat 50 Orang

"Ini kita akan copy paste ke terminal-terminal atau stasiun-stasiun lainnya. Sehingga tidak ada istilahnya begitu ada stasiun tidak ada integrasi angkutan jalan, ini yang akan kita lakukan," lanjutnya.

Untuk merevitalisasi Terminal Kampung Rambutan, Dishub DKI Jakarta telah mengajukan anggaran sebesar Rp 170 miliar.

"Kami mengusulkan 170 miliar. Setahun selesai kan harus cepat, kasihan warga," ucap dia.

Dengan adanya revitalisasi dan integrasi ini, Pemprov DKI Jakarta berharap bisa mengubah kebiasaan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Jakarta Capai 22.909, Dinkes: Angka Ini Seolah-olah Wow

Kasus Covid-19 Jakarta Capai 22.909, Dinkes: Angka Ini Seolah-olah Wow

Megapolitan
Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Sudah Habiskan Rp 101,5 Miliar

Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Sudah Habiskan Rp 101,5 Miliar

Megapolitan
Penutupan Operasi Patuh Jaya, 1.169 Pengendara di Kota Tangerang Kena Tilang

Penutupan Operasi Patuh Jaya, 1.169 Pengendara di Kota Tangerang Kena Tilang

Megapolitan
Lepas Jabatan Sekda Tangsel, Muhamad Langsung Blusukan ke Masyarakat

Lepas Jabatan Sekda Tangsel, Muhamad Langsung Blusukan ke Masyarakat

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Gelombang PHK Picu KDRT pada Masa Pandemi Covid-19

Pemkot Tangerang: Gelombang PHK Picu KDRT pada Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim KBM Tatap Muka yang Digelar Cuma Simulasi

Pemkot Bekasi Klaim KBM Tatap Muka yang Digelar Cuma Simulasi

Megapolitan
Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kota Tangerang Meningkat Selama Pandemi

Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kota Tangerang Meningkat Selama Pandemi

Megapolitan
Mundur dari Jabatan Sekda, Muhamad Kembalikan Fasilitas Negara ke Pemkot Tangsel

Mundur dari Jabatan Sekda, Muhamad Kembalikan Fasilitas Negara ke Pemkot Tangsel

Megapolitan
Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Megapolitan
93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Megapolitan
Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X