Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Kompas.com - 10/12/2019, 09:48 WIB
Sejumlah mobil terlibat kecelakaan beruntun di Jalan RE Martadinata, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (16/10/2019). KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARISejumlah mobil terlibat kecelakaan beruntun di Jalan RE Martadinata, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (16/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Utara berencana membatasi jam operasional truk kontainer di beberapa titik jalan di kawasan Jakarta Utara.

Wakil Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, pembatasan jam operasional ini akan dilakukan atas usulan masyarakat berkaitan dengan isu kemacetan.

"Terutama di aktivitas pagi yang sama-sama sibuk, ada yang ngantar sekolah, ada yang ke kantor, sementara masyarakat jalannya itu-itu saja, nah itu yang mau kami atur," kata Ali saat dihubungi, Selasa (10/12/2019) pagi.


Selain itu, kata Ali kepadatan lalu lintas di pagu hari juga kerap kali mengakibatkan kecelakaan sehingga pembatasan jam operasional ini diharapkan bisa menekan hal tersebut.

Baca juga: Selama Dua Pekan, Polisi Tindak 81 Truk yang Langgar Jam Operasional

Akan tetapi, pihaknya masih harus mengkaji, lokasi jalan mana saja yang bisa diterapkan pembatasan jam operasional tersebut melalui rapat dengan seluruh pihak yang berkaitan.

"Jalurnya masih di kaji, tapi usulan beberapa jalur yang memungkinkan ini sudah ada sementara," ujar Ali.

"Tapi kita masih minta masukan jangan sampai memastikan betul usaha pendistribusian barang untuk pelabuhan," imbuhnya.

Baca juga: Langgar Jam Operasional, 30 Truk Tanah di Bekasi Ditahan

Namun, sudah ada satu jalan yang akan jadi percobaan oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara, yakni Jalan Cilincing Raya.

Pembatasan itu nantinya akan diberlakukan pada pukul 06.00 WIB - 09.00 WIB. Akan tetapi butuh keterlibatan masyarakat dalam penerapan pembatasan jam operasional ini.

"Nanti kita udah sepakati akan ada sosialisasi di tahap awal supaya masyarakat semua tahu bahwa jam 6 sampai jam 9 di sini oke, bisa, tapi mereka juga harus taat aturan lalu lintas," pungkas Ali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X