Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Kompas.com - 10/12/2019, 10:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - GubernurDKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan pos dengan nama "Sahabat Perempuan" di Stasiun MRT Dukuh Atas.

Menurut dia, pos Sahabat Perempuan menjadi simbol Jakarta adalah kota yang ramah bagi perempuan dan anak.

"Bila kota ini ramah kepada perempuan dan anak, juga kepada lansia dan penyandang disabilitas, maka kota ini akan aman untuk semua," ucap Anies di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Anies melanjutkan, pos sahabat perempuan juga merupakan bentuk peningkatan mutu pelayanan agar masyarakat mau berpindah menggunakan transportasi umum.

Baca juga: Ruang Publik di Jakarta Dinilai Belum Ramah Perempuan

Dengan adanya pelayanan tersebut maka masyarakat terutama perempuan semakin nyaman dan yakin untuk meninggalkan transportasi pribadi.

"Nah ini semua harus didukung dengan suatu suasana di kendaraan umum yang nyaman, khususnya bagi kaum perempuan dan anak," kata dia.

Ia pun menjamin bahwa petugas yang ada di stasiun telah dilatih agar aktif dan cekatan untuk membantu perempuan dan anak.

"Artinya kami mengampanyekan suasana kendaraan umum yang ramah kepada semuanya," kata Anies.

Baca juga: Pelanggar Ganjil Genap: Naik Kendaraan Umum Nggak Efektif, Ribet

"Jadi bukan saja pasif menerima laporan, tapi secara aktif mengampanyekan perilaku berkendaraan umum yang baik, yang membahagiakan bagi penumpang-penumpang yang lain," imbuhnya.

Pos Sahabat Perempuan ini nantinya tak hanya berada di Stasiun MRT Dukuh Atas, namun juga di seluruh stasiun, baik MRT, LRT, maupun halte transjakarta.

Di transjakarta ada 240 halte, lalu ada 6 stasiun LRT, dan ada 13 stasiun MRT.

"Di semua tempat itu, kami bangun pos sahabat perempuan dan anak," ucap Anies.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Jakarta Capai 22.909, Dinkes: Angka Ini Seolah-olah Wow

Kasus Covid-19 Jakarta Capai 22.909, Dinkes: Angka Ini Seolah-olah Wow

Megapolitan
Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Sudah Habiskan Rp 101,5 Miliar

Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Sudah Habiskan Rp 101,5 Miliar

Megapolitan
Penutupan Operasi Patuh Jaya, 1.169 Pengendara di Kota Tangerang Kena Tilang

Penutupan Operasi Patuh Jaya, 1.169 Pengendara di Kota Tangerang Kena Tilang

Megapolitan
Lepas Jabatan Sekda Tangsel, Muhamad Langsung Blusukan ke Masyarakat

Lepas Jabatan Sekda Tangsel, Muhamad Langsung Blusukan ke Masyarakat

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Gelombang PHK Picu KDRT pada Masa Pandemi Covid-19

Pemkot Tangerang: Gelombang PHK Picu KDRT pada Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim KBM Tatap Muka yang Digelar Cuma Simulasi

Pemkot Bekasi Klaim KBM Tatap Muka yang Digelar Cuma Simulasi

Megapolitan
Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kota Tangerang Meningkat Selama Pandemi

Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kota Tangerang Meningkat Selama Pandemi

Megapolitan
Mundur dari Jabatan Sekda, Muhamad Kembalikan Fasilitas Negara ke Pemkot Tangsel

Mundur dari Jabatan Sekda, Muhamad Kembalikan Fasilitas Negara ke Pemkot Tangsel

Megapolitan
Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Megapolitan
93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Megapolitan
Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X