Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Kompas.com - 10/12/2019, 11:42 WIB
Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Cilincing Raya, Jakarta Utara, Kamis (30/5/2013). Kemacetan tersebut imbas dari pengerjaan jalan tol akses ke Pelabuhan Tanjung Priok.

KOMPAS/HERU SRI KUMOROKendaraan terjebak kemacetan di Jalan Cilincing Raya, Jakarta Utara, Kamis (30/5/2013). Kemacetan tersebut imbas dari pengerjaan jalan tol akses ke Pelabuhan Tanjung Priok.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Utara berencana menerapkan uji coba pembatasan jalur kontainer di Jalan Cilincing Raya pada awal 2020.

"Jalan Raya Cilincing atau Cilincing Raya itu contoh. Kalau enggak salah SK Wali Kotanya sudah ada, itu mau kita pakai dulu. Cuma kita mau kembangkan beberapa lokasi lagi," kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Ali mengatakan, pembatasan truk kontainer itu akan diterapkan setiap pukul 06.00 - 09.00 WIB.

Dalam waktu dekat, pihak Pemkot akan menyosialisasikan pembatasan jalan kontainer itu ke masyarakat sebelum nantinya diterapkan.


"Nanti kita udah sepakati akan ada sosialisasi di tahap awal, supaya masyarakat semua tahu bahwa jam 6 sampai jam 9 di sini oke (dibatasi). Tapi mereka juga harus taat aturan lalu lintas enggak boleh melawan arus yang motor-motor. Semua aturan lalu lintas harus diterapkan," ucap Ali.

Saat ini, pihak Pemkot Jakarta Utara masih butuh merapatkan pembatasan tersebut dengan pihak terkait seperti asosiasi pemilik truk dan pemilik Dipo truk.

Menurut dia, kebijakan ini tidak boleh mematikan salah satu pihak. Pasalnya, Jakarta Utara merupakan sentra Pelabuhan yang cukup bergantung dengan keberadaan truk trailer.

Adapun pembatasan ini dilakukan ini berasal dari usulan masyarakat berkaitan dengan kemacetan.

"Terutama di aktivitas pagi yang sama-sama sibuk, ada yang ngatar sekolah, ada yang ke kantor, sementara masyarakat jalannya itu-itu saja, nah itu yang mau kita atur," kata Ali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X