Mahasiswa Berlarian ke Sarinah, Saksi Sebut Mereka Sempat Blokade Jalan Sebelum Ditangkap

Kompas.com - 10/12/2019, 20:52 WIB
Plang ikonik Sarinah. KOMPAS.com/Vitorio MantaleanPlang ikonik Sarinah.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi kejar-kejaran antara mahasiswa dan aparat kepolisian terjadi di seputar kawasan Sarinah, Selasa (10/12/2019) malam membuat warga geger.

Salah satu ojek online, Rudi (30), mengatakan, sebelum ditangkap, sekumpulan mahasiswa ini sempat memblokade jalan usai demo di depan Istana.

Hal itu menyebabkan arus lalu lintas dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha hingga Sarinah padat.

"Tadi kan ada demo di Patung Kuda, ada juga yang di Monas ramai, terus disuruh bubar tidak mau. Malah dia (mahasiswa) mondar mandir tidak karuan di sini, malah nutup jalan makanya ditangkap," ujar Rudi di kawasan Sarinah, Selasa.

Ia mengatakan, proses penangkapan mahasiswa itu dilihatnya sekitar pukul 16.00 WIB.

"Saya lihat mahasiswa ditangkap-tangkapi dibawa menggunakan mobil polisi itu," kata Rudi.

Baca juga: Mahasiswa Lari Kocar-kacir ke Sarinah, Polisi Tangkap Puluhan Orang

Rudi mengatakan, mahasiwa yang ditangkap itu rata-rata tidak mengenakan almamater mahasiswa.

Ia pun sempat mengabadikan peristiwa penangkapan itu, namun sayangnya ponselnya diambil oleh aparat dan dihapus.

"Pakai baju bebas, tidak ada yang pakai seragam. Saya lihat, saya videoin tapi saya video saya dihapus sama polisi," tuturnya.

Pantauan Kompas.com saat ini tidak ada lagi proses penangkapan.

Tampak situasi kawasan Sarinah normal kembali, tidak ada mobil aparat polisi maupun polisi yang berjaga di kawasan itu.

Arus lalu lintas pun kini ramai lancar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X