Wakil Ketua DPRD DKI dari PAN: TGUPP Dibutuhkan untuk Kawal Program Prioritas Anies

Kompas.com - 12/12/2019, 19:04 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN Zita Anjani, di ruang serbaguna, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIWakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN Zita Anjani, di ruang serbaguna, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani menilai bahwa Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP) memang perlu dipertahankan.

Menurut dia, keberadaan TGUPP untuk membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mengerjakan program prioritas. Apalagi saat ini Anies belum punya wakil gubernur semenjak Sandiaga Uno mengundurkan diri.

"Kalau kami melihat begini, Pak Gub intinya tujuan untuk TGUPP itu untuk mengendalikan program-program prioritas, monitoring kan. Dinas-dinas SKPD supaya mereka on the track, supaya bisa mengejar 22 janji Anies-Sandi waktu itu, program prioritas gubernur," kata Zita, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Putri Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan ini merasa bahwa kinerja TGUPP sudah cukup baik selama ini. TGUPP, menurut dia, berkontribusi dan bekerja bersama dengan SKPD sehingga penyerapan anggaran di Jakarta lumayan baik setiap tahun sejak kepemimpinan Anies.

"Kalau kita mau ngomongin efektivitas kan kita ngomongin serapan anggaran ya, serapan anggaran dari tahun 2017 itu relatif baik. Targetnya kan 90 persen itu memang sulit. Selama masih di atas 80 persen saya rasa itu (TGUPP) dibutuhkan. Untuk apa? Untuk mengawal program program strategis apalagi Pak Anies sekarang tidak ada wagub," jelasnya.

Terkait pengurangan anggota TGUPP dari 67 menjadi 50, ia menyebutkan bahwa itu angka yang tepat. Angka tersebut sudah disetujui dan dikomunikasikan baik di Badan Anggaran DPRD DKI maupun oleh para pimpinan DPRD.

"Kami, saya rasa 50 itu angka yang sangat masuk akal dan kami hormati keputusan di Banggar dan kami tetap optimis penyerapan anggaran dan pembangunan di DKI Jakarta tetap berjalan dengan baik," ujar Zita.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X