Kompas.com - 13/12/2019, 10:59 WIB
Pelaku persekusi, H minta maaf kepada perwakilan anggota Banser NU di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONPelaku persekusi, H minta maaf kepada perwakilan anggota Banser NU di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com — H, pelaku persekusi terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama atau Banser NU, sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, H ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

"Sudah tersangka dan kita tahan. Ditahan di penyidik 20 hari plus 40 hari perpanjangan," ujar Andi saat dikonfirmasi, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Pelaku Persekusi Anggota Banser Minta Maaf kepada Korban dan NU

Proses hukum terhadap H tetap berjalan meski yang bersangkutan sudah meminta maaf secara terbuka di hadapan media, polisi, dan pihak Banser NU.

"Tetap kita lanjutkan proses hukumnya," ucap Andi.

H ditangkap di kawasan Depok, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Dia melarikan diri ke Depok setelah melakukan persekusi kepada dua anggota Banser NU bernama Wildan dan Eko pada Selasa (10/12/2019).

Baca juga: H Si Pelaku Persekusi Sempat Mengira Anggota Banser NU Tentara

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Bastoni Purnama mengatakan, kasus ini bermula ketika kedua pihak bersenggolan saat mengendarai sepeda motor di Lebak Bulus pada Selasa lalu.

"Pelaku merasa kesal dan membuntuti sampai ke TKP (Pondok Pinang)," ujar Bastoni.

Pelaku memepet dua anggota Banser tersebut di kawasan Pondok Pinang. Di sanalah terjadi tindak persekusi terhadap Wildan dan Eko.

"Kemudian pelaku mengintimidasi dan mengancam dengan kata-kata yang tidak perlu," katanya.

Setelah dipersekusi, kedua korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Megapolitan
Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Megapolitan
Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Megapolitan
Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Megapolitan
MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

Megapolitan
Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 21 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X