Ular Kobra Berkeliaran di Lingkungan Rumah, Warga Duren Sawit Resah

Kompas.com - 13/12/2019, 19:18 WIB
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur sedang mencari Ular Cobra yang meresahkan warga RT 02, RW 011, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIPetugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur sedang mencari Ular Cobra yang meresahkan warga RT 02, RW 011, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/12/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawanan ular kobra meresahkan warga RT 02, RW 011, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Ketua RT 02, Tita mengatakan, sejumlah ular kobra telah meresahkan warganya sejak Minggu (8/12/2019). Pada minggu, seekor ular kobra ditemukan berada di rumahnya.

Hingga kini setidaknya sudah ada tiga ekor ular berkeliaran di lingkungan RT 02.

"Hari Minggu, ular kobra di kolong kasur rumah saya. Saya pikir apa ulat tidak tahunya ular kobra. Sama suami saya langsung dibuang ke Kali BKT. Sampai sekarang sudah tiga ekor kita lihat, kemarin tetangga, ularnya ada di dalam sepatu," kata Tita di lokasi, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Usir Ular dengan Garam, Ini Mitos atau Fakta?

Tita menjelaskan, kini warga resah dan takut sewaktu-waktu ular tersebut muncul kembali di rumah atau sekitar lingkungan RT.

Pihak RT pun akhirnya menghubungi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur untuk mengevakuasi ular tersebut.

"Kita sekarang jadi parno, takut kita. Soalnya ular kobra yang kita lihat ukurannya lumayan. Tadi damkar datang sekitar jam 5 bantu cari ular itu," ujar Tita.

Baca juga: Cerita Tukang Nasi Goreng di Bekasi Tangkap Ular Kobra, Sempat Disembur Bisa

Pantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah personel Sudin PKP Jakarta Timur berada di lokasi mencari ular tersebut. Hingga kini, pencarian ular masih berlangsung.

"Tadi sudah ketangkap satu sama warga, sekarang kita masih cari lagi. Kendalanya ini kan banyak rerumputan lebat, sulit kita carinya," ujar Komandan Pleton Sektor Pasar Rebo Sudin PKP Jakarta Timur Uun Provera di lokasi, Jumat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X