Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kompas.com - 15/12/2019, 07:39 WIB
Dua rumah warga di Jalan Kayu Manis IX, Matraman, Jakarta Timur ambruk diduga karena pengerjaan saluran air, Sabtu (14/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIDua rumah warga di Jalan Kayu Manis IX, Matraman, Jakarta Timur ambruk diduga karena pengerjaan saluran air, Sabtu (14/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov DKI Jakarta membenarkan ada satu rumah warga di RT 04/RW 08 Kelurahan Kayu Manis yang roboh akibat proyek saluran air.

Namun Kadis SDA Pemprov DKI Jakarta Juaini Yusuf menampik robohnya rumah itu sepenuhnya kesalahan kontraktor yang mereka tunjuk.

"Itu proyek Sudin SDA Jakarta Timur, memang mereka lagi ada kegiatan perbaikan saluran. Rumah yang roboh itu posisi badannya itu ada di atas saluran," kata Juaini, Sabtu (14/12/2019).

Merujuk laporan yang disampaikan Sudin SDA Jakarta Timur, menurutnya bangunan rumah warga yang roboh menyerobot badan Jalan Kayu Manis IX.

Baca juga: 2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Buktinya, hanya satu rumah itu saja yang roboh. Menurut dia itu karena rumah tersebut satu-satunya yang menyerobot badan jalan.

"Iya, jadi kalau dari rumahnya itu mengambil badan jalan. Yang lain-lain kan enggak masalah, pas si rumah situ aja. Kebetulan dalam rumahnya tuh sudah retak," ujarnya.

Dia yakin tembok rumah yang dihuni 5 kepala keluarga (KK) sudah retak sebelumnya. Dia telah mendapat kiriman dokumentasi foto dari Sudin SDA Jakarta Timur.

Retakan muncul di bagian kamar mandi. Pemilik rumah, Seno (38) telah melapor ke pelaksana proyek begitu melihat retakan itu.

Baca juga: Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

"Sebelum pengerjaan di kamar mandinya memang sudah retak. Memang pondasi rumah dia kebetulan ada di situ, agak menjorok ke badan jalan. Cuma satu rumah itu saja," tuturnya.

Sebagai informasi, pada Jumat (14/12/2019) sekitar pukul 23.15 WIB satu rumah warga di RT 04 roboh karena pondasi rumahnya terdampak proyek saluran air.

Pemilik rumah sepakat meminta ganti rugi dalam bentuk perbaikan rumah kepada kontraktor yang menggarap proyek saluran air di Jalan Kayu Manis IX. (BIMA PUTRA)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Dinas SDA DKI Beri Penjelasan Rumah Roboh karena Proyek Saluran Air".



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 27 September: Rekor Baru, Bertambah 366 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 27 September: Rekor Baru, Bertambah 366 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Megapolitan
Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Megapolitan
Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Megapolitan
Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Megapolitan
Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Megapolitan
UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Megapolitan
13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

Megapolitan
Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Megapolitan
Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Megapolitan
Sudah 13 Hari, Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang Belum Juga Ditemukan

Sudah 13 Hari, Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang Belum Juga Ditemukan

Megapolitan
Layani Pembeli Makan di Tempat, 3 Tempat Makan di Tebet Ditutup Tiga Hari

Layani Pembeli Makan di Tempat, 3 Tempat Makan di Tebet Ditutup Tiga Hari

Megapolitan
Tak Ada Penambahan TPS, Pilkada Tangsel Jadwalkan Jam Datang untuk Pemilih

Tak Ada Penambahan TPS, Pilkada Tangsel Jadwalkan Jam Datang untuk Pemilih

Megapolitan
Tabrak Trotoar dan Tiang, Remaja Tewas di Gambir

Tabrak Trotoar dan Tiang, Remaja Tewas di Gambir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X