Dari Wilayah Banten, Gerhana Matahari Cincin Akan Terlihat seperti Bulan Sabit

Kompas.com - 16/12/2019, 06:31 WIB
Gerhana Matahari cincin. NASAGerhana Matahari cincin.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada 26 Desember 2019 bisa disaksikan di sebagian wilayah Provinsi Banten.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kota Tangerang Urip Setiyono menjelaskan, warga di wilayah Kota Tangerang dan beberapa kabupaten kota di Provinsi Banten bisa menyaksikan gerhana matahari cincin.

"Tapi, bentuknya seperti bulan sabit dari sini," ujar dia kepada Kompas.com, Minggu (15/12/2019).


Baca juga: Catat, Waktu Terbaik Melihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019

Sedangkan di wilayah Indonesia, hanya warga di wilayah barat dan utara Pulau Sumatera yang bisa menyaksikan gerhana matahari penuh, seperti wilayah Kepulauan Nias dan sekitarnya.

Urip mengatakan, ada 8 wilayah di Provinsi Banten yang bisa menyaksikan gerhana matahari cincin dalam bentuk bulan sabit, yaitu di Serang, Cilegon, Rangkasbitung, Pandeglang, Ciruas, Tigaraksa, Tangerang, dan Ciputat dengan waktu yang berbeda-beda.

"Kontak pertama terjadi sekitar pukul 10.40 WIB di Kota Cilegon," jelas dia.

Adapun kota lain mengikuti dengan jeda waktu sekitar 1 sampai 2 menit. Sedangkan puncak gerhana bisa disaksikan pada tengah hari pukul 12.33.31 WIB.

Baca juga: Kenapa Kita Tak Boleh Melihat Gerhana Matahari secara Langsung?

"Kontak keempat terjadi pukul 14.21 WIB," kata dia.

Gerhana matahari tersebut akan berlangsung dengan rata-rata durasi 3 jam 40 menit di setiap kabupaten atau kota di Provinsi Banten.

Gerhana matahari cincin merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan. Fenomena ini terjadi karena posisi bulan ada di antara matahari dan bumi.

Bulan akan tampak lebih kecil dari ukuran matahari sehingga ketika bulan menghalangi cahaya matahari, akan menyisakan sedikit piringan di pinggir matahari yang terlihat seperti cincin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X