Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Naik di Kota Tangerang

Kompas.com - 16/12/2019, 10:14 WIB
Ilustrasi pedagang daging ayam. KOMPAS.com/FARIDA FARHANIlustrasi pedagang daging ayam.

TANGERANG, KOMPAS.com - Sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan jelang Natal dan tahun baru di Kota Tangerang.

Auditor Ahli Madya Inspektorat Jenderal II Kementerian Perdagangan Malahyati mengatakan, saat melakukan operasi pasar ke Pasar Anyar Kota Tangerang, ia mendapatkan daging ayam mengalami kenaikan harga.

"Memang ada gejolak di telur dan ayam, itu ada kenaikan," ujar dia saat ditemui Kompas.com di Pasar Anyar Kota Tangerang, Senin (16/12/2019).

Untuk kenaikan harga, Malahyati mengatakan bahwa harga eceran tertinggi untuk daging ayam potong berada di kisaran Rp 36.000. Sedangkan untuk kenaikan harga mencapai Rp 44.000 per kilo.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Bahan Makanan di Jabar Terpantau Aman

"Telur itu benar-benar naik, biasanya Rp 22.000, sekarang sudah Rp 26.000," kata dia.

Sedangkan untuk komoditas lainnya seperti beras dan gula, lanjut Malahyati, tidak ada kenaikan yang ditemukan. Seperti harga beras IR 1 terap di kisaran Rp 11.000.

"IR 2 sama, gula juga sama, tidak ada kenaikan," kata dia.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang hari Natal dan Tahun Baru, Kementerian Perdagangan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang dan PD Pasar Jaya Kota Tangerang akan melakukan sidak setiap hari.

"Operasi akan lakukan setiap hari sampai dengan hari menjelang hari besar. Semoga harga semua bisa terkendali. Sampai tanggal 26 Desember," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

Megapolitan
Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

Megapolitan
Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Megapolitan
Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Megapolitan
Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Megapolitan
Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Megapolitan
Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Megapolitan
Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Megapolitan
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Megapolitan
Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Megapolitan
Jubir Ralat Data, Ada Dua Pegawai PN Jakarta Barat yang Terpapar Covid-19

Jubir Ralat Data, Ada Dua Pegawai PN Jakarta Barat yang Terpapar Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X