Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kota Bekasi akan Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Sungai

Kompas.com - 16/12/2019, 19:24 WIB
Vitorio Mantalean,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi dan organisasi nirlaba lingkungan hidup Waste4Change menandatangani nota kesepahaman Program Pembersihan Sampah Sungai di Kota Bekasi 2020, Senin (16/12/2019) pagi.

Kota Bekasi dijadikan lokasi percontohan pembersihan dan pengelolaan sampah sungai dengan menggunakan kapal pengangkut sampah sungai, SeeHamsters.

Kapal pabrikan Jerman hasil kolaborasi dengan organisasi Greencycle-Schwarz Gruppe dan One Earth One Ocean ini punya kapasitas angkut 1 ton.

"Saat ini Waste4Change sedang fokus mengembangkan jasa untuk mengelola sampah lebih banyak lagi dan melakukan pendekatan ke beberapa kota serta kabupaten yang terbuka untuk bekerjasama dalam membersihkan sampah seperti Pemkot Bekasi," ujar Mohamad Bijaksana Junerosano, Founder dan Managing Directory Waste4Change dalam keterangannya kepada wartawan, Senin.

"Semoga dengan bantuan ini dapat memaksimalkan kinerja Pasukan Katak dalam membersihkan sungai dan menjadi pemantik untuk membersihkan sungai-sungai Indonesia lainnya agar tidak berkontribusi lebih banyak terhadap krisis marine debris (sampah laut) yang saat ini kita alami," lanjut dia.

Baca juga: Lampaui Jakarta, Potensi Sampah Sungai Kota Bekasi Terbesar Se-Jabodetabek

Kota Bekasi dijadikan lokasi percontohan pembersihan sungai menyusul temuan bahwa potensi kebocoran sampah ke sungai di Kota Bekasi paling tinggi se-Jabodetabek, dengan potensi 775 ton sampah per hari.

Di sisi lain, pembersihan sampah sungai di Bekasi dilakukan oleh Pasukan Katak dengan menggunakan alat tradisional berupa jaring dan bambu.

Ke depannya, Pasukan Katak akan diberi pelatihan secara khusus bagaimana mengoperasikan SeeHamsters.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal pengelolaan sampah sungai di Kota Bekasi, baik dibuang secara tepat maupun didaur ulang, guna menekan sampah yang terbuang ke laut.

“Kita akan berkolaborasi menggunakan kapal ini untuk mengambil sampah yang ada di sungai. Sementara ini, Kota Bekasi memproduksi sampah hampir 1.800 ton per harinya," jelas Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam siaran persnya, Senin.

Baca juga: Luar Angkasa Darurat Sampah, Ahli Akan Kirimkan Robot Pembersih

"Kemampuan pemerintah daerah untuk mengangkut dan mengolah hanya mencapai sekitar 1.000 ton. Semoga dengan kerjasama ini, kita dapat membuat Kota Bekasi sebagai wilayah percontohan dalam membersihkan sampah sungainya,” pungkas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Ajukan Asesmen Rehabilitasi untuk Virgoun dkk

Polisi Ajukan Asesmen Rehabilitasi untuk Virgoun dkk

Megapolitan
Polisi: Joki Tong Setan Bakar Pemeran Tuyul di Pasar Malam Jaktim gara-gara Utang Rp 70.000

Polisi: Joki Tong Setan Bakar Pemeran Tuyul di Pasar Malam Jaktim gara-gara Utang Rp 70.000

Megapolitan
418 Personel Gabungan Kawal Rekapitulasi Suara Ulang di KPU Jakut

418 Personel Gabungan Kawal Rekapitulasi Suara Ulang di KPU Jakut

Megapolitan
Kru Band Berinisial B Akui 2 Kali Suplai Narkoba untuk Virgoun

Kru Band Berinisial B Akui 2 Kali Suplai Narkoba untuk Virgoun

Megapolitan
Joki Tong Setan di Pasar Rebo Bakar Pemeran Tuyul Rumah Hantu gara-gara Utang

Joki Tong Setan di Pasar Rebo Bakar Pemeran Tuyul Rumah Hantu gara-gara Utang

Megapolitan
Banyak Sampah Plastik dan Bekas Terbakar Usai Penonton Mengamuk di Konser Festival Lentera Tangerang

Banyak Sampah Plastik dan Bekas Terbakar Usai Penonton Mengamuk di Konser Festival Lentera Tangerang

Megapolitan
Amukan Penonton Konser Lentera Festival, Bakar Panggung hingga Jarah Barang Usai Panitia Batal Hadirkan Bintang Tamu

Amukan Penonton Konser Lentera Festival, Bakar Panggung hingga Jarah Barang Usai Panitia Batal Hadirkan Bintang Tamu

Megapolitan
Pembunuhan Pedagang Perabot di Duren Sawit, Saksi: Pelaku Habisi Bapaknya dan Bawa Kabur Motor...

Pembunuhan Pedagang Perabot di Duren Sawit, Saksi: Pelaku Habisi Bapaknya dan Bawa Kabur Motor...

Megapolitan
Polisi : Pemasok Sabu ke Virgoun adalah Kru Band

Polisi : Pemasok Sabu ke Virgoun adalah Kru Band

Megapolitan
Kasus Perempuan Terseret Taksi Online di Ancol Berujung Damai

Kasus Perempuan Terseret Taksi Online di Ancol Berujung Damai

Megapolitan
Sebelum Dibunuh, Pedagang Perabot di Duren Sawit Disebut Tuduh Anaknya Curi Kartu ATM dan Buku Tabungan

Sebelum Dibunuh, Pedagang Perabot di Duren Sawit Disebut Tuduh Anaknya Curi Kartu ATM dan Buku Tabungan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Sabu untuk Virgoun

Polisi Tangkap Pemasok Sabu untuk Virgoun

Megapolitan
4 Event Liburan Sekolah di Mal Bekasi

4 Event Liburan Sekolah di Mal Bekasi

Megapolitan
Virgoun dan Teman Wanitanya Ditetapkan Tersangka Kasus Narkotika

Virgoun dan Teman Wanitanya Ditetapkan Tersangka Kasus Narkotika

Megapolitan
Hendak Maju Pilkada Bogor, Atang Trisnanto Tunggu SK dari PKS

Hendak Maju Pilkada Bogor, Atang Trisnanto Tunggu SK dari PKS

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com