Kasus Ular di Depok Mau Diusut Intelijen, Anggota DPRD Sebut Wali Kota Lebay

Kompas.com - 17/12/2019, 17:30 WIB
Temuan 18 ekor anak ular kobra di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat Dok Damkar, Jakarta BaratTemuan 18 ekor anak ular kobra di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat

DEPOK, KOMPAS.com - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Rudi Kurniawan menanggapi ucapan Wali Kota Depok Mohammad Idris terkait pelibatan Komunitas Intelijen Daerah untuk menyelidiki temuan ular- ular di Depok.

Rudi menilai sikap Mohammad Idris terlalu berlebihan.

"Menurut gua lebay bro ini soal biasa aja, biasa aja menyikapinya karena ini apa namanya di daerah lain pun banyak begitu," ujar Rudi Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (17/12/2019).

Menurut Rudi Kurniawan, Wali Kota seharusnya lebih bisa untuk memilih mana yang harusnya diinvestigasikan. Salah satu contoh kasus yang lebih layak untuk diinvestigasi seperti kasus hepatitis di Depok.

Baca juga: Banyak Temuan Ular di Depok, Pemkot Masih Kaji Penyebabnya

"Kalau perlu investigasi itu yang kayak kemarin tuh hepatitis diinvestigasi tuh harusnya," ujar Rudi Kurniawan.

Namun, kata Rudi, ini bukan berarti masalah ular di Depok tidak penting. Rudi berpesan kepada warga Depok untuk segera melapor ke petugas damkar jika ada temuan ular.

Sebelumnya, Mohammad Idris mengatakan akan mengkaji faktor apa yang membuat ular-ular di Depok banyak ditemukan.

Baca juga: Wali Kota Depok Akan Libatkan Kelompok Intelijen untuk Selidiki Temuan Ular

Idris mengatakan investigasi itu dibantu oleh pihak Damkar, Kepolisian, dan Badan Intelijen Daerah untuk mengkaji lebih lanjutnya.

"Kami sedang mengkaji faktornya itu apa bersama sama lah pihak damkar dalam hal ini yang selalu ada siap siaga membantu masyarakat pihak kepolisian juga, pihak Komunitas Intelijen Daerah sebenernya ini ada apa fenomena alam atau apa," ujar Mohammad Idris.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X