Dekat Kebun Kosong, Warga Pasar Minggu Sudah Biasa Temukan Ular di Permukimannya

Kompas.com - 17/12/2019, 19:22 WIB
Tempat anak ular kobra keluar dari selokan dan masuk ke rumah warga di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONTempat anak ular kobra keluar dari selokan dan masuk ke rumah warga di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kelurahan Pasar Minggu, Rukmana mengatakan permukiman di RW 06 Rawa Bambu kerap didatangi sejumlah ular.

Selama dia bertugas sejak tahun 2015, terhitung sudah puluhan ular ditangkap di permukiman tersebut.

"Puluhan ular mungkin. Tapi Alhamdulillah warga sini enggak ada yang pernah kena gigit," kata Rukmana saat ditemui di RW 06, Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

Rukmana mengatakan ular sering muncul karena permukiman warga berdekatan dengan kebun kosong. Kebun kosong tersebut kini sudah dibatasi dengan tembok.

Walau sudah dibatasi tembok, ular tersebut nyatanya masih bisa masuk ke permukiman warga lewat selokan.

Baca juga: Sejumlah Anak Ular Keluar dari Selokan dan Masuk ke Rumah Warga di Pasar Minggu

Untuk diketahui, sejumlah anak ular kobra keluar dari dalam selokan permukiman tersebut pada Senin (16/1/2019) pukul 17.00 WIB.

Saat keluar dari selokan, seketika ular tersebut langsung merayap menyusuri permukiman warga. Bahkan beberapa ular ada yang masuk ke rumah.

Namun tidak ada warga yang jadi korban luka karena digigit ular tersebut. Tidak lama berselang, tim pemadam kebakaran langsung datang ke lokasi untuk mengamankan ular tersebut.

"Yang dibawa cuma empat, dimasukan dalam botol," terang salah satu warga yang ikut menangkap ular tersebut.

Warga berharap anak ular tersebut tidak kembali datang ke permukiman sehingga tidak menganggu warga yang sedang beraktivitas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Begal Pesepeda Ditangkap, Sudah Beraksi 25 Kali di Jakbar

5 Begal Pesepeda Ditangkap, Sudah Beraksi 25 Kali di Jakbar

Megapolitan
Hendak Edarkan 100.000 Dollar AS Palsu, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

Hendak Edarkan 100.000 Dollar AS Palsu, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tiga Pelaku Begal Sepeda di Jalan Latumenten Ditangkap Polisi, Satu Buron

Tiga Pelaku Begal Sepeda di Jalan Latumenten Ditangkap Polisi, Satu Buron

Megapolitan
Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Megapolitan
Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Megapolitan
Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Megapolitan
Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Megapolitan
Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Megapolitan
Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Megapolitan
Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Megapolitan
Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X