Wali Kota Depok Ingin Libatkan Intelijen Usut Temuan Ular, Damkar: Supaya Warga Tidak Panik

Kompas.com - 18/12/2019, 16:45 WIB
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur mengevakuasi 9 ekor anak Ular Cobra di halaman rumah warga di Jalan Inspeksi PPD, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (11/12/2019). Dokumentasi Sudin PKP Jakarta TimurPetugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur mengevakuasi 9 ekor anak Ular Cobra di halaman rumah warga di Jalan Inspeksi PPD, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (11/12/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Wali Kota Depok, Mohammad Idris dikabarkan akan menggandeng komunitas intelijen untuk usut faktor banyaknya ular ditemukan di Depok.

Menanggapi hal tersebut, Komandan Pleton Operasional Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Merdy Setiawan mengatakan, itu dikatakan untuk membuat warga tenang.

"Bahasanya aneh ya, tapi mungkin Wali Kota bertujuan supaya warga tidak panik," Ujar Merdy, Rabu (18/12/2019).

Merdy mengakui bahwa belakangan warga Depok menjadi ketakutan lantaran sudah banyak temuan ular dan juga adanya korban gigitan ular.

"Kayak melihat batang kayu, dikira ular gitu," kata Merdy.

Baca juga: Wali Kota Depok Akan Libatkan Kelompok Intelijen untuk Selidiki Temuan Ular

Merdy menambahkan, Wali Kota Depok juga akan memberikan instruksi khusus dalam hal penanganan ular.

Namun, ia mengaku belum dapat membeberkan instruksi apa yang dimaksud karena masih menunggu arahan dari Kepala Dinas.

Sebelumnya, pihak Damkar mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan kurang lebih 60 ekor ular di Kota Depok yang berkelanjutan di pemukiman warga.

Baca juga: Kasus Ular di Depok Mau Diusut Intelijen, Anggota DPRD Sebut Wali Kota Lebay

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X