Razia Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Sita 2.463 Botol Miras di Pondok Aren

Kompas.com - 18/12/2019, 18:44 WIB
Polsek Pondok Aren menggelar razia menjelang natal dan tahun baru di kawasan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dalam operasi yang dilakukan sejak satu minggu terakhir berhasil menyita 2.463 botol minuman keras (miras)  berbagai merek. dokumen Polsek Pondok ArenPolsek Pondok Aren menggelar razia menjelang natal dan tahun baru di kawasan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dalam operasi yang dilakukan sejak satu minggu terakhir berhasil menyita 2.463 botol minuman keras (miras) berbagai merek.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polsek Pondok Aren menggelar razia menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 di kawasan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dalam operasi yang dilakukan sejak satu minggu terakhir berhasil menyita 2.463 botol minuman keras (miras) berbagai merek.

"Kita sudah razia setiap malam. Hasilnya dapat 2.463 botol miras dari berbagai merek," kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/12/2019).

Menurut Afroni, operasi cipta kondisi tersebut dilakukan setelah banyaknya laporan warga yang resah.

"Angka laporan sangat lah tinggi. Semua dimulai dari miras, mabuk, ribut, dan lain-lain. Untuk mencegah dan menurukan, kami razia terus apa lagi menjelang Tahun Baru dan Natal. Budaya-budaya mabuk-mabuk harus disingkirkan, ujung-ujungnya berurusan dengan polisi bila terjadi keributan," ucapnya.

Dalam pemeriksaan saat razia, lanjut Afroni, jajarannya juga melakukan pemeriksaan badan dan pakaian kepada sejumlah orang yang sedang berkumpul.

Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kasus kriminalitas pencurian dangan kekerasan hingga pencurian motor.

"Untuk mencegah pencurian pemberatan, pencurian dengan kekerasa, curanmor, miras, petasan, narkoba, sajam dan senpi," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Megapolitan
18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

Megapolitan
UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Megapolitan
Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Direktur RSUD Depok: Kami Tambah ICU dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Langsung Penuh Lagi

Direktur RSUD Depok: Kami Tambah ICU dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Langsung Penuh Lagi

Megapolitan
Suami Nindy Ayunda Miliki Senpi Ilegal Sejak 2018

Suami Nindy Ayunda Miliki Senpi Ilegal Sejak 2018

Megapolitan
RSUD Depok Jajaki Kerja Sama dengan Sekolah Perawat untuk Tangani Covid-19

RSUD Depok Jajaki Kerja Sama dengan Sekolah Perawat untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung Akan Diuji Coba Pekan Ini

Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung Akan Diuji Coba Pekan Ini

Megapolitan
Wagub: Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik, Angka Kematian Terus Turun, Kini 1,6 Persen

Wagub: Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik, Angka Kematian Terus Turun, Kini 1,6 Persen

Megapolitan
Polisi: Pelaku Investasi Fiktif Mengaku Menantu Mantan Petinggi Polri, Korban Rugi Rp 39 Miliar

Polisi: Pelaku Investasi Fiktif Mengaku Menantu Mantan Petinggi Polri, Korban Rugi Rp 39 Miliar

Megapolitan
Selama Pandemi, Dinas LH DKI Musnahkan 1,5 Ton Limbah Masker

Selama Pandemi, Dinas LH DKI Musnahkan 1,5 Ton Limbah Masker

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Bekasi: Rawalumbu Jadi Kecamatan dengan Kasus Aktif Terbanyak

Update Covid-19 di Kota Bekasi: Rawalumbu Jadi Kecamatan dengan Kasus Aktif Terbanyak

Megapolitan
Cerita Arif Yahya Pasien Klaster Liburan: Saya Dulu Tidak Percaya Covid-19 Ada

Cerita Arif Yahya Pasien Klaster Liburan: Saya Dulu Tidak Percaya Covid-19 Ada

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X