BNN Beberkan Enam Wilayah Rawan Narkoba di Jakarta Selatan

Kompas.com - 19/12/2019, 16:31 WIB
Kepala BNNK Jakarta Selatan, AKBP Mohammad Nasrun di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONKepala BNNK Jakarta Selatan, AKBP Mohammad Nasrun di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Selatan memetakan beberapa wilayah yang rawan peredaran narkoba.

Dari data yang dimiliki BNNK dan BNN Pusat selama satu tahun terkahir, terdapat enam wilayah rawan peredaran narkoba.

Enam wilayah tersebut di antaranya Pancoran, Tebet, Mampang, Jagakarsa, Kebayoran Lama dan Pesanggrahan. Keenam wilayah tersebut marak akan peredaran sabu.

Sedangkan wilayah lain, yakni Setiabudi, Kebayoran baru, Pasar Minggu, Cilandak, masuk daerah yang tidak rawan peredaran narkoba, namun masih dalam pemantauan BNNK.

"Salah satu yang jadi titik rawan di Manggarai, dan Manggarai Selatan di kawasan Tebet," kata Kepala BNNK Jakarta Selatan AKBP Mohammad Nasrun saat ditemui pada Kamis (19/12/2019).

Namun selama setahun terakhir pihaknya tidak fokus pada pengungkapan pusat. BNNK fokus melakukan penyuluhan dan sosialisasi di kawasan rawan narkoba tersebut.

Baca juga: BNN Ungkap 17 Kelurahan di Jakarta Utara Rawan Narkoba

Nasrun mengaku sudah melakukan sosialisasi ke beberapa instansi pendidikan, sekolah hingga perguruan tinggi dan beberapa lingkungan warga.

"Kami sudah bekerja sama dengan komponen dari pihak kelurahan dan kecamatan di sana. Kemarin kami sudah berikan pelatihan juga, tahun depan kami bekerja sama lebih baik lagi dengan pihak tokoh muda tokoh masyarakat," ujar dia.

Dia berharap kedepan dengan adanya program penyuluhan tersebut, tingkat peredaran narkoba di wilayah rawan bisa menurun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X