Tinjau Gudang Beras, Anies Pastikan Stok Pangan Aman Saat Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 20/12/2019, 10:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau stok pangan jelang natal dan tahun baru di gudang milik Food Station, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau stok pangan jelang natal dan tahun baru di gudang milik Food Station, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan bahwa stok pangan menjelang natal dan tahun baru aman.

Hal ini disampaikan Anies usai meninjau langsung gudang pangan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Food Station Tjipinang Jaya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta.

"Kita Alhamdulillah di dalam pertemuan itu terkonfirmasi bahwa pasokan kebutuhan pangan di DKI Jakarta aman. Dan hari ini kita langsung, Alhamdulillah stok aman untuk akhir tahun. Sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir atas fluktuasi harga karena pasokan tersedia dengan cukup," ujar Anies di Gudang Food Station, Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019).

Anies menyampaikan, bahwa kebutuhan pangan di DKI Jakarta mengalami kenaikan lebih kurang 5 persen setiap tahunnya.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Tangerang Siapkan 87.000 Ton Beras

"Alhamdulillah stok komoditas strategis, seperti beras, gula, daging sapi, daging ayam, telur ayam, minyak goreng, bawang merah, cabe merah, bawang putih, semuanya dalam kondisi stoknya aman," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi menjelaskan, bahwa stok beras yang dimiliki oleh Food stasion adalah 152.500 ton.

Sedangkan kebutuhan saat natal dan tahun baru adalah 83.191 ton beras.

"Pasar Induk Tjipinang itu bisa meng-cover sekitar 15 sampai 18 hari di luar dari stok itu. Food Station sendiri sebagai BUMD Pangan sudah menyediakan stok kurang lebih sampai dengan Rp 100 miliar di sini," jelas Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hindari Masa Kedaluwarsa, Pemkot Bekasi Segera Gunakan 433.000 Dosis Vaksin Covid-19 yang Tersisa

Hindari Masa Kedaluwarsa, Pemkot Bekasi Segera Gunakan 433.000 Dosis Vaksin Covid-19 yang Tersisa

Megapolitan
Ini Penjelasan Anies Soal Penyebab Molornya Proyek ITF

Ini Penjelasan Anies Soal Penyebab Molornya Proyek ITF

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng Sudah Jaring 5.700 Nasabah dari 17 Aplikasi

Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng Sudah Jaring 5.700 Nasabah dari 17 Aplikasi

Megapolitan
Bongkar Jaringan Peredaran Ganja Jakarta-Jawa Barat, Polisi Ungkap Modus Klasik

Bongkar Jaringan Peredaran Ganja Jakarta-Jawa Barat, Polisi Ungkap Modus Klasik

Megapolitan
DKI Jakarta PPKM Level 2, Anak di Bawah Usia 12 Tahun Belum Boleh Masuk Ancol

DKI Jakarta PPKM Level 2, Anak di Bawah Usia 12 Tahun Belum Boleh Masuk Ancol

Megapolitan
PPKM Jakarta Turun Level 2, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

PPKM Jakarta Turun Level 2, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

Megapolitan
Kasus Penipuan Rekrutmen PNS oleh Anak Penyanyi ND Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Penipuan Rekrutmen PNS oleh Anak Penyanyi ND Naik ke Tingkat Penyidikan

Megapolitan
Tangsel PPKM Level 2, Sejumlah Aturan Pembatasan Kegiatan Disesuaikan

Tangsel PPKM Level 2, Sejumlah Aturan Pembatasan Kegiatan Disesuaikan

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Anies: Kita Ingin Kondisi Ini Bisa Terjaga Terus

Jakarta PPKM Level 2, Anies: Kita Ingin Kondisi Ini Bisa Terjaga Terus

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pengedar, Barang Bukti 15 Kilogram Ganja Diamankan

Polisi Tangkap Tiga Pengedar, Barang Bukti 15 Kilogram Ganja Diamankan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Telah Salurkan 173.340 Dosis Vaksin Covid-19 ke 5 Kabupaten di Jabar

Pemkot Bekasi Telah Salurkan 173.340 Dosis Vaksin Covid-19 ke 5 Kabupaten di Jabar

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Tempat Permainan Anak di Blok M Plaza Mulai Beroperasi

Jakarta PPKM Level 2, Tempat Permainan Anak di Blok M Plaza Mulai Beroperasi

Megapolitan
Paksa Periksa Handphone Orang Saat Bertugas, Aipda Ambarita Diperiksa Propam

Paksa Periksa Handphone Orang Saat Bertugas, Aipda Ambarita Diperiksa Propam

Megapolitan
Hendak Berbelanja, Remaja 14 Tahun Malah Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang

Hendak Berbelanja, Remaja 14 Tahun Malah Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang

Megapolitan
Namanya Viral karena Periksa Paksa Ponsel Warga, Aipda Ambarita Dimutasi

Namanya Viral karena Periksa Paksa Ponsel Warga, Aipda Ambarita Dimutasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.