Sambut Natal dan Tahun Baru, Monas Sajikan Atraksi Video Mapping

Kompas.com - 20/12/2019, 23:17 WIB
Video mapping Monas di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAVideo mapping Monas di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam menyambut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Monumen Nasional ( Monas) di Jakarta Pusat menyajikan atraksi video  mapping.

Pelaksana Tugas Kadisparbud yang juga Asisten Perekonomian Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, atraksi video mapping ini dibuka untuk umum.

"Pertunjukan ini bisa disaksikan untuk umum mulai tanggal 22 Desember, 24 Desember hingga 31 Desember 2019," ujar Sri di kawasan Monas, Jumat (20/12/2019).

Baca juga: Mulai Malam Ini, Yuk Saksikan Video Mapping di Monas!

Sri menambahkan, video itu menceritakan mengenai makna dan filsofi Monas, relief sejarah Indonesia, diorama museum Sejarah Nasional sejak Proklamasi 1945 hingga pembangunan Jakarta sampai saat ini.

Menurut Sri, video mapping tersebut berdurasi 25 menit dengan berbagai segmen tema. Pertunjukan juga akan diiringi digital surround sound system yang atraktif.

Ia mengatakan, video mapping itu akan dikolaborasikan dengan air mancur.

Jadwal  Video Mapping


Tanggal 22 Desember, 24 Desember hingga 30 Desember 2019

Pukul 19.00 WIB hingga 19.25 WIB

Pukul 20.00 WIB hingga20.25 WIB

Tanggal 31 Desember 2019

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kronologi Diketahuinya Satu Keluarga di Bekasi Terinfeksi Covid-19

Ini Kronologi Diketahuinya Satu Keluarga di Bekasi Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
5 Aktivis Papua yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora Bebas Setelah Jalani Vonis 9 Bulan Penjara

5 Aktivis Papua yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora Bebas Setelah Jalani Vonis 9 Bulan Penjara

Megapolitan
5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

5 Polisi Gadungan Peras Pemuda di Bintaro, Selipkan Bubuk Tawas Dianggap Sabu

Megapolitan
Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Megapolitan
Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Megapolitan
Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Megapolitan
Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Megapolitan
Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Megapolitan
3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

Megapolitan
Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X