Tol Layang Arah Cikampek Hanya Punya 1 Gerbang Keluar, Bagaimana jika Ada Hambatan?

Kompas.com - 21/12/2019, 16:25 WIB
Tol Layang Jakarta-Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

BEKASI, KOMPAS.com - Ruas Tol Layang (Elevated) Jakarta-Cikampek arah Cikampek (Seksi A) hanya memiliki satu ramp off atau gerbang keluar, yakni di Exit Karawang Barat, KM 47+500.

Di samping itu, ruas tol sepanjang 36,4 kilometer yang hanya terdiri dari 2 lajur ini juga belum dilengkapi dengan rest area.

Ini berarti, pengendara tak punya banyak opsi seandainya terjebak dalam kemacetan akibat gangguan lalu lintas di tol layang, misalnya kecelakaan.

Mereka hanya bisa menunggu hingga evakuasi kendaraan rampung dilakukan petugas.

Lantas, bagaimana petugas akan menyiasati arus lalu lintas seandainya terjadi gangguan di tengah jalan tol layang ini?

Baca juga: Polisi: Macet Tol Layang Cikampek Tadi Siang karena Ada Mobil Overheat

"Betul, arah Cikampek ramp off-nya hanya satu, di Karawang Barat. Jadi di tengah tol (layang) ini sudah ada pembatas jalan yang bisa dibuka untuk putar balik," jelas Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar kepada Kompas.com, Sabtu (21/12/2019).

Fahri menyebutkan, ada setidaknya tiga titik putar balik emergency yang akan dibuka seandainya terjadi keadaan darurat atau kemacetan panjang di Tol Layang Cikampek.

"Ada di KM 21, 32, dan 38," kata dia.

"Itu kami gunakan untuk petugas, terutama dalam kondisi emergency. Jadi, misalkan ada, kecelakaan lalu lintas. Supaya tidak semakin panjang (kemacetan), bisa kita putar balikkan lewat situ, bisa juga untuk contraflow,"tambah dia.

Baca juga: Sudah Ada Tol Layang, Cikampek Masih Saja Macet Saat Weekend

Meski begitu, Fahri menekankan bahwa titik rekayasa lalu lintas itu hanya akan digunakan dalam keadaan emergency. Pihak yang berhak membukanya hanya petugas.

"Hanya untuk emergency dan andai memang diperlukan saja baru bisa dipakainya. Karena kan memang pintu keluarnya cuma satu, maka ada pembatas jalan yang bisa dibuka. Tetapi sekali lagi, itu hanya untuk petugas mengevakuasi," tutup dia.

Terbaru, ruas Tol Layang Jakarta-Cikampek arah Cikampek mengalami kemacetan parah pada Sabtu (21/12/2019) tengah hari tadi.

Satu unit mobil minibus mengalami overheat di KM 22-23 dan harus menepi ke bahu jalan, mengakibatkan antrean kendaraan kira-kira hingga KM 18.

Polisi dan Jasa Marga akhirnya memberlakukan skema buka-tutup di Tol Jakarta-Cikampek Eksisting (bawah), guna membatasi volume dan arus kendaraan yang padat di Tol Layang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Megapolitan
Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Megapolitan
Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Megapolitan
PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

Megapolitan
Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Megapolitan
BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Megapolitan
Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Megapolitan
Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Megapolitan
Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Megapolitan
Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Megapolitan
Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X