Mobil Patroli Polisi Parkir di Trotoar Menteng, Kasatlantas Janji Tindak Anggotanya

Kompas.com - 21/12/2019, 17:03 WIB
Mobil patroli polisi parkir di trotoar kawasan Menteng. Tangkapan layar dari akun @koalisipejalankakiMobil patroli polisi parkir di trotoar kawasan Menteng.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar foto mobil patroli dinas polisi parkir di atas trotoar kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).

Peristiwa itu juga diposting oleh akun instagram @koalisipejalankaki.

Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Liliek Sumardi mengakui mobil yang terparkir itu adalah mobil patroli Polda Metro Jaya.


Liliek mengakui, belum mengetahui apa alasan mobil patroli itu diparkir di atas trotoar.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Tunanetra jangan manja, masih bisa lewat bawah...???? #bringmeaccess . #Repost @markirterus • • • • • Lalu pada siapa lagi kami belajar soal tertib parkir?? ???? . . ???? Menteng, Jakpus ???? Info By @indra_santika27 . . #markirterus #markirkokgitu #markirpakaihati #markirsembarang #markirngawur #markirambyar #parkirsembarangan #parkirngawur #tertibparkir #tertiblalulintas #tertiberlalulintas #tertibuntuksemua #tertibgratiskok #disiplingratiskok #disiplinparkir #trotoarbukantempatparkir #ubinpemandutunanetra #gangguanfungsiperlengkapanjalan #uullaj #hakpejalankaki #savetrotoar #wajahbarutrotoarjakarta #revitalisasitrotoar #trotoarjakarta #kapanramahtrotoarnya #guidingblock #rindutertib #prilakuberlalin

A post shared by Koalisi Pejalan Kaki (@koalisipejalankaki) on Dec 19, 2019 at 11:43pm PST

Namun dia memastikan mobil patroli tersebut langsung dipindahkan.

"Ya saya suruh anggota lah (pindahkan), ngapain dia parkir di situ," ucap dia kepada Kompas.com, Sabtu (21/12/2019).

Liliek mengatakan ia akan menindak tegas aparat yang memarkir mobil patroli itu di atas trotoar.

"Pasti lah (tindak tegas). Saya tanya tadi pas dia jaga pengaturan di situ. Lain kali tidak di situ lah," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Megapolitan
Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X