Kompas.com - 22/12/2019, 09:12 WIB
Ular bertelur shutterstockUlar bertelur

TANGERANG, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengingatkan masyarakat Kota Tangerang untuk berhati-hati saat menemukan ular kobra.

Begitu menemukan ular tersebut, langsung laporkan ke pihak terkait.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Hambali Bakar mengatakan, warga jangan mencoba untuk menangani sendiri jika menemukan adanya ular kobra di sekitar rumah mereka.

"Kalau tidak memiliki keahlian khusus, jangan sekali-kali mencoba menangkap sendiri," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (20/12/2019).

Baca juga: Mengapa Ular Menggigit Manusia?

Hambali mengimbau masyarakat untuk langsung melaporkan temuan ular tersebut ke BPBD Kota Tangerang agar segera ditindaklanjuti.

Sepanjang tahun 2019, kata Hambali, BPBD Kota Tangerang menerima puluhan laporan ular masuk permukiman atau rumah.

Terlebih di November dan Desember ini saat musim penghujan tiba.

Hambali tidak menyebutkan angka spesifik namun dia mengaku laporan permintaan untuk mengevakuasi ular cukup banyak

BPBD juga akan mengevakuasi ular itu dan dilepas ke tempat yang lebih aman.

"Kami pun memastikan, seluruh ular yang ditangkap tak dimusnahkan atau dimatikan. Ular-ular tersebut dievakuasi untuk dilepaskan ke alam yang lokasinya sangat jauh dari permukiman,” kata dia.

Baca juga: Penanganan Gigitan Ular

Bagi masyarakat yang terlanjur terpatuk ular, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan, RSUD Kota Tangerang sudah menyiapkan serum.

"Persediaan serum ada di RSUD Kota, bagi yang terkena gigitan ular bisa langsung ke RSUD Kota untuk mendapatkan serumnya," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Saksi Saat Polisi Gerebek Penginapan di Tebet Terkait Kasus Prostitusi Anak

Cerita Saksi Saat Polisi Gerebek Penginapan di Tebet Terkait Kasus Prostitusi Anak

Megapolitan
Dishub DKI: Penumpang Kendaraan Pribadi dan Bus Tak Wajib Tes Covid-19 pada Masa Pengetatan Mudik

Dishub DKI: Penumpang Kendaraan Pribadi dan Bus Tak Wajib Tes Covid-19 pada Masa Pengetatan Mudik

Megapolitan
Polisi Telusuri Rekaman CCTV Buat Cari Identitas Perempuan Pemotor yang Masuk Tol

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Buat Cari Identitas Perempuan Pemotor yang Masuk Tol

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Berlakukan SIKM Selama Pengetatan Sebelum dan Setelah Masa Larangan Mudik

Pemprov DKI Tak Berlakukan SIKM Selama Pengetatan Sebelum dan Setelah Masa Larangan Mudik

Megapolitan
Kasus Pembacokan Pemuda di Kalideres, Polisi Sebut Pelaku Bikin Senjatanya Sendiri

Kasus Pembacokan Pemuda di Kalideres, Polisi Sebut Pelaku Bikin Senjatanya Sendiri

Megapolitan
2.659 RT Zona Merah di Jakarta Wajib Terapkan Jam Malam, Terbanyak di Jakarta Barat

2.659 RT Zona Merah di Jakarta Wajib Terapkan Jam Malam, Terbanyak di Jakarta Barat

Megapolitan
Kak Seto Desak Polisi Segera Tangkap Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Kak Seto Desak Polisi Segera Tangkap Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Megapolitan
Masih Ada Aktivitas di Penginapan Tebet yang Baru Digerebek Polisi karena Kasus Prostitusi Online Anak

Masih Ada Aktivitas di Penginapan Tebet yang Baru Digerebek Polisi karena Kasus Prostitusi Online Anak

Megapolitan
Polisi: Pemuda yang Ditusuk hingga Tewas di Kalideres Tengah Melerai Dua Kelompok

Polisi: Pemuda yang Ditusuk hingga Tewas di Kalideres Tengah Melerai Dua Kelompok

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Dilanjut Senin Depan, Hakim: Masih Panjang...

Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Dilanjut Senin Depan, Hakim: Masih Panjang...

Megapolitan
300 Personel Polisi Dikerahkan untuk Amankan KTT ASEAN di Jakarta

300 Personel Polisi Dikerahkan untuk Amankan KTT ASEAN di Jakarta

Megapolitan
Rizieq Dituduh Mengarahkan Saksi oleh Jaksa, Hakim: Masih Normal-normal Saja

Rizieq Dituduh Mengarahkan Saksi oleh Jaksa, Hakim: Masih Normal-normal Saja

Megapolitan
Mudik Dilarang, Agen PO Bus di Terminal Bayangan Cimanggis Setop Jual Tiket Mulai 5 Mei 2021

Mudik Dilarang, Agen PO Bus di Terminal Bayangan Cimanggis Setop Jual Tiket Mulai 5 Mei 2021

Megapolitan
Mengenal Porang, Tanaman yang Sedang Naik Daun karena Bikin Petani Jadi Milyarder

Mengenal Porang, Tanaman yang Sedang Naik Daun karena Bikin Petani Jadi Milyarder

Megapolitan
Penumpang di Terminal Bayangan Cimanggis Meningkat Sebelum Larangan Mudik Berlaku

Penumpang di Terminal Bayangan Cimanggis Meningkat Sebelum Larangan Mudik Berlaku

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X