Pemancar RRI di Kebayoran Baru yang Roboh Timpa 3 Rumah dan 1 Masjid

Kompas.com - 22/12/2019, 18:52 WIB
Pemancar Radio Republik Indonesia (RRI) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, roboh, Minggu (22/12/2019). ISTIMEWAPemancar Radio Republik Indonesia (RRI) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, roboh, Minggu (22/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemancar Radio Republik Indonesia ( RRI) setinggi 120 meter yang roboh di Jalan Antena 7, RT 08, RW 02, Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menimpa tiga rumah warga dan satu masjid, Minggu (22/12/2019) sore.

Ketua RT 08, Hafidz mengatakan, pemancar itu roboh sekitar 15.00 WIB. Pemancar roboh akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut.

"Masjid rusak sekitar 40 persen lah, ada dua rumah yang rusak parah, yang satunya lagi kita belum tahu karena rumah kosong kita belum bisa masuk ke dalam," kata Hafidz saat dikonfirmasi Kompas.com.

Baca juga: Pemancar RRI di Kebayoran Baru Roboh, Satu Orang Luka Berat

Akibat pemancar roboh, satu orang alami luka berat di kepala dan harus mendapat perawatan medis.

"Satu warga luka di bagian kepala empat jahitan tadi," ujar Hafidz.

Selain itu, sejumlah jalan lingkungan di lokasi juga tertutup reruntuhan pemancar yang roboh.

 

Saat ini petugas kepolisian, warga, dan petugas PLN tengah berupaya evakuasi pemancar tersebut.

" Jalan buntu sih tapi ada warga yang terisolasi, mobil juga tidak bisa lewat. Pemancar sedang dilaksanakan pemotongan," ujar Hafidz.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Klaim Sudah Sediakan 100 Rumah Sakit Rujukan bagi Pasien Covid-19

Anies Klaim Sudah Sediakan 100 Rumah Sakit Rujukan bagi Pasien Covid-19

Megapolitan
5 dari 20 Daerah dengan Kasus Kematian Covid-19 Lebih dari 100 Ada di Jakarta

5 dari 20 Daerah dengan Kasus Kematian Covid-19 Lebih dari 100 Ada di Jakarta

Megapolitan
Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Megapolitan
Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Megapolitan
Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Megapolitan
Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar 'Rahasia Dapur'

Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar "Rahasia Dapur"

Megapolitan
Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Megapolitan
89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

Megapolitan
Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

Megapolitan
Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X