Stasiun Serpong Beroperasi Normal Pagi Ini Usai Rusak Diterpa Angin dan Hujan Deras

Kompas.com - 23/12/2019, 07:52 WIB
Atap Stasiun Serpong terlepas dan berterbangan masuk ke dalam area stasiun karena hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Minggu (22/12/2019) sore. IstimewaAtap Stasiun Serpong terlepas dan berterbangan masuk ke dalam area stasiun karena hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Minggu (22/12/2019) sore.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) memastikan pelayanan Stasiun Serpong tetap berjalan seperti biasa meski atap stasiun tersebut ambruk karena diterpa pohon tumbang saat hujan, Minggu (22/12/2019).

"Aktivitas di stasiun akan berjalan seperti biasa. Layanan bagi penumpang, transaksi tiket, maupun operasional perkeretaapian dapat berlangsung normal," ujar Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba saat dihubungi, Senin (23/12/2019).

Menurut Anne, setelah ambruknya atap hall di Stasiun Serpong tersebut, petugas langsung melakukan penanganan dengan membersihkan area stasiun.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang, Atap Stasiun Serpong Berterbangan

Pelayanan pada Stasiun Serpong sudah kembali normal sejak Minggu (22/12/2019) malam.

Untuk kerusakan pada atap hall Stasiun Serpong, lanjut Anne, proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap.

"Petugas juga telah membersihkan pintu masuk stasiun dan area parkir dari pohon yang tumbang. Kini pintu masuk utama dapat digunakan kembali oleh pengguna KRL Commuter Line," ucapnya.

Baca juga: Rusak Pasca Diterjang Angin dan Hujan Deras, Stasiun Serpong Beroperasi Normal

Anne pun mengimbau kepada para pengguna KRL Commuter Line untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan transportasi umum, apalgi saat cuaca memasuki musim hujan saat ini.

"Utamakan keselamatan dan kesehatan dengan tidak berdesakan saat naik turun kereta terutama jika kondisi licin. Area stasiun dan sekitarnya juga dapat dimanfaatkan pengguna untuk menunggu hujan reda sebelum menggunakan transportasi lanjutan ke tempat tujuan," tutupnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X