Batal Diberikan ke Colosseum, Penghargaan Adikarya Klub Dibiarkan Kosong

Kompas.com - 23/12/2019, 15:02 WIB
Sejumlah pejabat yang hadir di acara Adikarya Wisata 2019 melakukan foto bersama di akhir acara, Jumat (6/12/2019) Dokumentasi Adikarya Wisata 2019Sejumlah pejabat yang hadir di acara Adikarya Wisata 2019 melakukan foto bersama di akhir acara, Jumat (6/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penghargaan Adikarya Wisata 2019 dengan kategori Rekreasi dan Hiburan-Klub saat ini kosong atau tak memiliki pemenang.

Sebelumnya, penghargaan Adikarya dengan kategori ini diberikan kepada Diskotek Colosseum 1001 pada Senin (9/12/2019) lalu.

"Enggak lah, tidak (ada pengganti). Jadi artinya yang khusus untuk Colosseum kita cabut," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sri Haryati di lantai 2, gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (23/12/2019).

Baca juga: Panggil Disparbud, DPRD DKI Minta Penjelasan soal Penghargaan Adikarya untuk Colosseum

Menurut Sri, kategori ini dibiarkan kosong karena tak ada persyaratan yang mengharuskan bahwa kategori yang dibatalkan harus ada pengganti.

"Iya, karena dalam surat itu ada disclaimer pada saat proses tersebut. Salah satunya itu ada pembiaran dan lain-lain. Kemudian kita cabut penganugerahan," kata dia.

Sri menjelaskan, untuk kategori Rekreasi dan Hiburan-Klub bukanlah kategori baru dalam penganugerahan Adikarya Wisata.

Penghargaan yang sempat tak diselenggarakan selama enam tahun ini kembali dilaksanakan karena Disparbud merasa perlu memberikan apresiasi bagi industri-industri yang memajukan pariwisata.

"Sebenarnya kan di dalam peraturan gubernurnya bahwa dalam rangka pembinaan salah satunya kita memberikan penghargaan bagi industri pariwisata sebagai reward lah. Di industri pariwisata itu ada beberapa kriteria, salah satunya ada hiburan. Ada yang diskotek itu. Jadi sebenarnya dulu juga dilakukan," jelasnya.

Diketahui, penghargaan Adikarya Wisata 2019 dengan kategori Rekreasi dan Hiburan-Klub yang diberikan kepada Colosseum pada Senin (9/12/2019) dicabut atau dibatalkan pada Senin (16/12/2019).

Penghargaan ini dicabut lantaran adanya penemuan penggunaan narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.

Baca juga: Diskotek Colosseum: Nikmati Adikarya Wisata 1 Minggu, Jadi Kontroversi Warganet, dan Komentar Ormas

Diskotek Colosseum 1001 lalu menjadi satu dari tiga klub malam yang direkomendasikan untuk ditutup oleh BNNP DKI Jakarta.

BNNP DKI sendiri merazia Colosseum 1001 pada Minggu, 8 September 2019 lalu. Hasilnya, mereka mengamankan 34 pengunjung yang kedapatan positif mengonsumsi narkotika usai di tes urine. Sebanyak 19 orang di antaranya laki laki dan 15 orang perempuan. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Patuh Jaya, 2.031 Pengendara Kena Tilang di Kabupaten Bekasi

Operasi Patuh Jaya, 2.031 Pengendara Kena Tilang di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Polisi Saran Pembebasan Lahan di Kecamatan Pinang Ditunda agar Tak Terjadi Keributan

Polisi Saran Pembebasan Lahan di Kecamatan Pinang Ditunda agar Tak Terjadi Keributan

Megapolitan
Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi Perampokan Warung Sembako di Ciracas

Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi Perampokan Warung Sembako di Ciracas

Megapolitan
Polisi Tangkap Penyerang Kantor Kecamatan Pinang yang Bawa Senjata Tajam

Polisi Tangkap Penyerang Kantor Kecamatan Pinang yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Tujuh Pegawai Positif Covid-19, Kantor BNN Jakut Tetap Beroperasi

Tujuh Pegawai Positif Covid-19, Kantor BNN Jakut Tetap Beroperasi

Megapolitan
Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Polisi Temukan Fakta Berbeda dengan Pengakuan Pembunuh Perempuan di Margonda Residence

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Kebakaran Hanguskan Ratusan Kios di Pasar Timbul Tomang Tinggi

Megapolitan
Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Ketangguhan Elita Gafar, Ditinggal Suami karena Tak Selevel, Berjuang Sendiri Biayai 6 Adik...

Megapolitan
Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Perjuangan Deasy, Narik Ojol Ditemani Anak demi Sambung Hidup

Megapolitan
Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Reaktif Covid-19, 3 Polisi dan 2 PHL Polsek Kemayoran Langsung Jalani Swab Test

Megapolitan
Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Dulu Gunakan Toa untuk Peringatan Dini Banjir, Anies: Kenapa Kita Pakai Alat Ini?

Megapolitan
Viral, Video Warga Berkerumun Kepung Sepasang Pencuri di Cengkareng

Viral, Video Warga Berkerumun Kepung Sepasang Pencuri di Cengkareng

Megapolitan
Hasil Swab Test Keluar, Tujuh Pegawai BNN Kota Jakarta Utara Positif Covid-19

Hasil Swab Test Keluar, Tujuh Pegawai BNN Kota Jakarta Utara Positif Covid-19

Megapolitan
Satu Polisi Positif Covid-19, Anggota dan Pegawai Polsek Kemayoran Jalani Rapid Test

Satu Polisi Positif Covid-19, Anggota dan Pegawai Polsek Kemayoran Jalani Rapid Test

Megapolitan
Sedang Ada Upacara Pembebasan Lahan Sengketa, Kantor Kecamatan Pinang Digeruduk Massa

Sedang Ada Upacara Pembebasan Lahan Sengketa, Kantor Kecamatan Pinang Digeruduk Massa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X