Pengelola Bantah Jembatan yang Ambruk di Hutan Kota Kemayoran Senilai Rp 5 Miliar

Kompas.com - 24/12/2019, 15:34 WIB
Jembatan Hutan Kota Kemayoran ambrol, Minggu (22/12/2019). Dokumen IstimewaJembatan Hutan Kota Kemayoran ambrol, Minggu (22/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Pengelolaan Kota (PPK) Kemayoran membantah bahwa biaya pembangunan jembatan yang roboh di kawasan Hutan Kota Kemayoran sebesar Rp 5 miliar

Direktur Utama (PPK) Kemayoran Medi Kristianto mengatakan, dana Rp 5 miliar itu adalah jumlah total anggaran untuk merevitalisasi seluruh kawasan Hutan Kota Kemayoran.

Ada beberapa pembangunan fisik yang dilakukan di lokasi tersebut, antara lain panggung di atas air, amphiteater, menara pandang, jogging track, serta penangkaran burung.

Baca juga: 4 Fakta Terkait Ambruknya Jembatan Hutan Kota Kemayoran yang Baru Diresmikan

"Anggaran pembangunan revitalisasi Hutan Kemayoran bukan merupakan APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun menggunakan anggaran dari Badan Layanan Umum PPK Kemayoran," kata Medi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/12/2019).

Medi menambahkan, jembatan lengkung merupakan salah satu dari fasilitas yang dibangun PPK di kawasan Hutan Kota Kemayoran.

Saat ini, pengelola masih menginvestigasi penyebab dari ambruknya jembatan itu pada Minggu (22/12/2019) lalu.

Selama proses investigasi berlangsung, Hutan Kota masih belum bisa diakses publik.

"Pengelola berharap dalan waktu dekat Hutan Kemayoran sudah dapat dibuka untuk masyarakat umum," ujar Medi.

Jembatan ini diketahui roboh pada Minggu (22/12/2019) siang lalu. Padahal, jembatan ini baru diresmikan Sekretariat Negara sehari sebelumnya.

Baca juga: Ambruknya Jembatan Hutan Kota Kemayoran Diawali Tali Penyangga Putus

Pantauan Kompas.com pada Senin (23/12/2019) siang, Hutan Kota Kemayoran ditutup untuk umum setelah jembatan itu roboh.

Pagar masuk ke Hutan Kota Kemayoran itu pun ditutup oleh terpal putih. Sehingga awak media dan masyrakat tak bisa masuk.

Kondisi jembatan lengkung berwarna kuning yang roboh itu pun tampak belum diperbaiki.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X