Lolos dari Keamanan Bandara Soekarno-Hatta, Penyelundup 2 Kilogram Sabu Dibekuk di Apartemen

Kompas.com - 26/12/2019, 18:22 WIB
Rilis pengungkapan kasus puluhan kilogram narkotika jelang akhir tahun 2019 si Polres Metro Jakbar Barat, Kamis (26/12/2019). KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONORilis pengungkapan kasus puluhan kilogram narkotika jelang akhir tahun 2019 si Polres Metro Jakbar Barat, Kamis (26/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Narkotika jenis sabu seberat 2 kilogram lolos dari pengawasan Bandara Soekarno-Hatta. Meski begitu, Kepolisian Resort Jakarta Barat berhasil menangkap pelaku dengan inisial DY (39).

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendriz menjelaskan, tersangka DY diketahui membawa sendiri narkotika jenis sabu di sebuah koper miliknya dari Malaysia lewat Bandara Soekarno-Hatta.

"Untuk (DY) yang (membawa Shabu) Malaysia ini hand and carry, bawa sendiri di bandara (Soekarno-Hatta)," ujar dia saat ditemui Kompas.com di Polres Jakarta Barat, Kamis (26/12/2019).


Baca juga: Hendak Edarkan Ganja Saat Malam Tahun Baru, Pengedar Narkoba Ditembak Mati

Erick mengatakan, DY lolos dari keamanan bandara dengan membawa 2 kilogram sabu di dalam kopernya. DY merupakan salah satu jaringan pengedar dari jaringan lapas.

Meski kedapatan membawa 2 kilogram sabu, DY masih belum mengakui bahwa dirinya sebagai pelaku penyelundupan narkotika dengan kandungan metamfetamina itu.

"Enggak, enggak tahu," kata DY saat ditemui Kompas.com dalam rilis pengungkapan kasus di Polres Jakarta Barat.

Erick mengatakan, keterangan dari tersangka selalu berubah-ubah saat penulisan berita acara pemeriksaan (BAP). Kemungkinan, kata Erick, keterangan tersebut bisa jadi kembali berubah saat di persidangan.

"Kalau kami tanya ke tersangka, BAP jawabnya apa sidang jawabnya apa, enggak akan sama. Kami lidik, kami temukan bukti lain," kata Erick.

Dari hasil pengembangan penangkapan dan keterangan DY, pengungkapan kasus lainnya yang melibatkan jaringan Lapas lainnya juga akan terbongkar.

Sebeumnya DY ditangkap di sebuah apartemen di Kota Tangerang pada Selasa (10/12/2019) lalu. Polisi berhasil menyita 2 kilogram sabu yang diselundupkan dan disimpan ke dalam bentuk kaleng suplemen di dalam koper.

Baca juga: Pengendara Lamborghini yang Todongkan Pistol Positif Gunakan Ganja

Setelah penangkapan DY, Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus narkotika lainnya dari jaringan lapas.

Dari keterangan DY, didapatkan informasi akan ada peredaran ganja di Cipayung, Jakarta Timur. Berdasarkan keterangan tersebut polisi kemudian meringkus tiga pelaku lainnya dengan inisial MA (20) AT (26) dan RT (25).

Dari tangan MA, AT dan RT didapat 34 kilogram ganja, dan 5 paket kecil berisi 306 gram ganja.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X