KALEIDOSKOP 2019: Deretan Artis yang Terjerat Narkoba

Kompas.com - 27/12/2019, 19:08 WIB
Ilustrasi narkoba. SHUTTERSTOCKIlustrasi narkoba.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pergantian tahun tinggal menghitung hari. Sepanjang tahun 2019, kasus narkoba masih menjadi sorotan publik.

Terutama kasus-kasus narkoba yang menjerat artis tanah air.

Mereka yang terjerat kasus barang haram tersebut pun memiliki usia yang beragam, baik selebritis muda hingga artis yang namanya nyaris tenggelam.

Berikut rangkuman Kompas.com terkait nama-nama artis yang terjerat kasus narkoba di tahun 2019 :

1. Nunung

Komedian senior Tri Retno Prayudati atau akrab disapa Nunung dan suaminya July Jan Sambiran ditangkap Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya atas kepemilikan narkotika jenis sabu.

Keduanya ditangkap di rumahnya kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019) siang.

Penangkapan itu bermula saat polisi mendapatkan informasi dari masyarakat di sekitar rumah Nunung bahwa sering terjadi penyalahgunaan dan transaksi narkoba.

Mulanya, polisi menangkap Hery alias Tabu sebagai pengedar. 

Baca juga: Divonis 1,5 Tahun Rehabilitasi, Nunung Terguncang dan Menangis

Dari tangan Hery, polisi menyita satu unit ponsel dan uang Rp 3.700.000 yang diduga merupakan hasil penjualan sabu.

Penangkapan Hery menjadi pintu masuk polisi untuk menangkap Nunung dan suaminya. 

Sebab, Hery mengaku baru mengantarkan pesanan Nunung di depan rumahnya.

Atas kepemilikan sabu itu, Nunung dan suaminya diproses hukum hingga meja hijau. Pada 27 November 2019, Nunung dan suami divonis 1,5 tahun menjalani rehabilitasi narkoba.

2. Jefri Nichol

Godaan narkoba juga menjerat artis muda Jefri Nichol.

Ia ditangkap Satnarkoba Polres Jakarta Selatan di kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (22/7/2019) sekitar pukul 23.30 WIB.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Megapolitan
Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Megapolitan
UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X