Truk Tabrak 2 Sepeda Motor di Terowongan Pasar Gembrong, Seorang Pengendara Tewas Terlindas

Kompas.com - 29/12/2019, 11:01 WIB
Ilustrasi kecelakaan SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah truk menabrak dua sepeda motor di Jalan Raya Basuki Rahmat, terowongan Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (29/12/2019).

Kecelakaan itu menyebabkan seorang pengendara sepeda motor bernama Luhur Dwi Antoro (39) tewas terlindas.

Sementara seorang pengendara motor lainnya bernama Diwantoro (19) menderita luka.

Kanit Laka Lantas Satlantas Jakarta Timur AKP  Agus Supriyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu pagi pukul 06.00 WIB.

"Semula truk yang dikendarai Arman (40) berjalan dari arah timur menuju barat melalui Jalan Basuki Rahmat," kata Agus melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com.

Baca juga: Alasan Kenapa Apotek Senopati Sering Jadi Sasaran Tabrak?

Tiba-tiba di terowongan tersebut truk Arman menabrak dua sepeda motor yang ada di depannya.

Tabrakan itu membuat Luhur terjatuh dari motornya dan terlindas truk. Sementara Dwi Antoro terpelanting dan mengalami luka ringan.

"Dugaan kecelakaan akibat jalan licin," ujar Agus.

Jenazah Luhur lantas dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk menjalani visum. Sedangka sopir truk tengah diperiksa polisi di Satlantas Jakarta Timur.

Baca juga: Pemotor Tabrak Penyebrang Jalan di Cianjur hingga Tewas



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan Nanti Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan Nanti Malam

Megapolitan
Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X