Kompas.com - 31/12/2019, 11:58 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengimbau warga untuk tidak foya-foya di malam tahun baru, Selasa (31/12/2019). KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIWali Kota Depok Mohammad Idris mengimbau warga untuk tidak foya-foya di malam tahun baru, Selasa (31/12/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengimbau warga untuk tidak berfoya-foya dalam merayakan tahun baru.

Dia mengimbau warga untuk tidak merayakan tahun baru dengan minuman keras.

"Pesan saya jangan sampai foya-foya berlebihan seperti melakukan kegiatan yang diharamkan oleh negara kita seperti minum-minuman beralkohol," ujar Idris usai ditemui usai acara peresmian jembatan dipo, Selasa (31/12/2019).

Menurut Idris, kegiatan seperti minum minuman beralkohol harus segera ditinggalkan di tahun baru ini.

Baca juga: Batal Diresmikan pada Malam Tahun Baru, Alun Alun Depok Dibuka 12 Januari

Selain itu, kegiatan tahun baru harus diisi dengan kegiatan yang bermanfaat lainnya.

"Uangnya mending kasih ke saya sebagai dana sosial nanti saya setorkan untuk membantu saudara kita di Uighur, Somali dan Palestina," ujar Idris.

Meski demikian, Idris mengucapkan selamat tahun baru kepada masyarakat Depok.

"Selamat tahun baru bagi semua yang merayakan," ujar Idris.

Baca juga: Jalan Danau Sunter Selatan Ditutup Selama Perayaan Tahun Baru, Ini Jalur Alternatifnya

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Depok, AKBP Firdaus mengatakan pihak kepolisian akan disebar di titik yang disinyalir akan dipadati warga pada malam tahun baru.

"Titik itu di Jalan Margonda Raya, fly over Arif Rahman Hakim, Grand Depok City, Jalan Bojongsari, D'Mall, Ramayana Plaza," ujar Daus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Ada Lonjakan Pemudik Curi Start dari Depok, Jumlah Penumpang Bus Malah Merosot

Belum Ada Lonjakan Pemudik Curi Start dari Depok, Jumlah Penumpang Bus Malah Merosot

Megapolitan
KILLCOVID19 Jemput Bola Vaksinasi Lansia, Kerahkan Bus hingga Tenaga Medis

KILLCOVID19 Jemput Bola Vaksinasi Lansia, Kerahkan Bus hingga Tenaga Medis

Megapolitan
Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab, Dokter RSCM Jelaskan Pemeriksaan Sampel Swab hingga Positif Covid-19

Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab, Dokter RSCM Jelaskan Pemeriksaan Sampel Swab hingga Positif Covid-19

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari Hanguskan Ratusan Rumah, Gulkarmat DKI: Warga Terlambat Melapor

Kebakaran di Taman Sari Hanguskan Ratusan Rumah, Gulkarmat DKI: Warga Terlambat Melapor

Megapolitan
Sekda Tangerang Selatan Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Gantikan Airin Rachmi Diany

Sekda Tangerang Selatan Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Gantikan Airin Rachmi Diany

Megapolitan
Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi dari RSCM, RS Ummi, hingga Mer-C

Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi dari RSCM, RS Ummi, hingga Mer-C

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Megapolitan
Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Megapolitan
Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Megapolitan
2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

Megapolitan
Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Megapolitan
Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Megapolitan
Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X