Kompas.com - 31/12/2019, 15:43 WIB
Kondisi jalur Puncak, Cianjur, Jawa Barat, yang mengalami kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan pada momen libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Rabu (25/12/2019). KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKondisi jalur Puncak, Cianjur, Jawa Barat, yang mengalami kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan pada momen libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Rabu (25/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang malam pergantian tahun, car free night (CFN) akan diselenggarakan di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Pelaksanaan CFN diberlakukan pada Selasa (31/12/2019) pukul 18.00 WIB hingga berakhir pada Rabu (1/1/2020) pukul 06.00 WIB.

Kasat Lantar Polres Bogor AKP M Fadli Amri mengimbau agar masyarakat memerhatikan jadwal penyelenggaraan car free night.

"Pada malam tahun baru jalur Puncak ditutup, karena akan diberlakukan car free night," kata Fadli saat dikonfirmasi, Selasa.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak Satlantas Polres Bogor dan Cianjur sudah memberlakukan pengalihan arus lalu lintas.

Baca juga: Car Free Night Malam Tahun Baru di Puncak

Belajar dari tahun lalu, animo masyarakat untuk menghabiskan malam pergantian tahun baru di Puncak sangat tinggi.

Pengalihan arus ini dibagi menjadi dua, yakni Cibubur-Cianjur via Jonggol dan Ciawi-Cianjur via Sukabumi.

"Pertama jalur via Jonggol itu dimulai dari Cibubur-Cileungsi-Jonggol Cariu-Cikalong- Cianjur dengan jarak tempuh 86.1 kilometer dengan masa waktunya 2 jam 45 menit," terang Fadli.

"Lalu untuk via Sukabumi itu dimulai dari Ciawi-Cicurug-Cibadak-Kota Sukabumi-lalu berakhir di Cianjur dengan jarak tempuh 88,6 kilometer dan waktunya 3 jam 41 menit," tambah Fadli.

Kendati dialihkan, pihak polisi tetap terus bersiaga guna mengamankan titik-titik rawan kemacetan yang menyebabkan antrean panjang.

Untuk memperlancar waktu liburan, para pengendara juga diimbau mengecek kondisi kendaraan sebelum berpergian, mulai dari tekanan angin ban, surat-surat kelengkapan, hingga mengecek keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Dan untuk pengendara motor, agar terus memperhatikan rambu lalu lintas serta membawa jas hujan guna mengantisipasi turunnya hujan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Megapolitan
Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Megapolitan
Duduk Perkara Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjalnya, Terlilit Utang dan Dikejar Rentenir

Duduk Perkara Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjalnya, Terlilit Utang dan Dikejar Rentenir

Megapolitan
Kelurahan Jurumudi Direndam Banjir 4 Hari, Bantuan Belum Merata hingga Warga Harus Berebut

Kelurahan Jurumudi Direndam Banjir 4 Hari, Bantuan Belum Merata hingga Warga Harus Berebut

Megapolitan
Bobol Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Malah Lewat Tongkrongan Korban dan Tertangkap

Bobol Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Malah Lewat Tongkrongan Korban dan Tertangkap

Megapolitan
Kasus Penyalagunaan Narkoba Ardhito Pramono: Direhabilitasi tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Kasus Penyalagunaan Narkoba Ardhito Pramono: Direhabilitasi tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Megapolitan
Bertemu Relawan Pendukung di Makasar, Anies Bicara soal Waktu Deklarasi Capres

Bertemu Relawan Pendukung di Makasar, Anies Bicara soal Waktu Deklarasi Capres

Megapolitan
Kasus Omicron Bertambah, Pemkot Tangerang Akan Sesuaikan Aturan WFH dan PTM

Kasus Omicron Bertambah, Pemkot Tangerang Akan Sesuaikan Aturan WFH dan PTM

Megapolitan
Mobil Terjun Ke Parit di Tangerang, Pengemudi dan Anaknya Selamat

Mobil Terjun Ke Parit di Tangerang, Pengemudi dan Anaknya Selamat

Megapolitan
Demi Bayar Utang Rp 1 Miliar, Ibu Hamil Rela Jual Ginjal

Demi Bayar Utang Rp 1 Miliar, Ibu Hamil Rela Jual Ginjal

Megapolitan
Balas Pantun Anies dan Giring PSI: dari Sirkuit Formula E hingga Sindiran 'Kurang Kerjaan'

Balas Pantun Anies dan Giring PSI: dari Sirkuit Formula E hingga Sindiran "Kurang Kerjaan"

Megapolitan
Pelintasan Rel Stasiun Pondok Cina Melengkung, Warga: Enggak Kelihatan Kereta Datang

Pelintasan Rel Stasiun Pondok Cina Melengkung, Warga: Enggak Kelihatan Kereta Datang

Megapolitan
Situasi Jakarta Makin Gawat: Omicron Tembus 1.000 Kasus, Pasien Wisma Atlet Terus Melonjak

Situasi Jakarta Makin Gawat: Omicron Tembus 1.000 Kasus, Pasien Wisma Atlet Terus Melonjak

Megapolitan
18.000 Nasi Bungkus Dibagikan ke Warga Terdampak Banjir di Jakbar Selama 4 Hari

18.000 Nasi Bungkus Dibagikan ke Warga Terdampak Banjir di Jakbar Selama 4 Hari

Megapolitan
Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Distamhut, Ini Respons Wagub Riza

Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Distamhut, Ini Respons Wagub Riza

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.