579 Kasus Kebakaran Terjadi di Jakarta Timur Sepanjang 2019, Cakung Paling Sering

Kompas.com - 31/12/2019, 18:34 WIB
Kebakaran di Cakung, bapak dan anak tewas berpelukan menggendong, Kamis (26/7/2018) Damkar JaktimKebakaran di Cakung, bapak dan anak tewas berpelukan menggendong, Kamis (26/7/2018)
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelematan (Sudin PKP) Jakarta Timur mencatat sebanyak 579 kasus kebakaran terjadi di Jakarta Timur sepanjang 2019.

Jika dibandingkan dengan data Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tahun 2018, di Jakarta Timur terjadi 177 kasus kebakaran.

Maka pada tahun ini, jumlah kasus kebakaran di Jakarta Timur meningkat lebih dari tiga kali lipat.

Kepala Seksi Operasional Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, kebakaran paling banyak terjadi pada bulan Agustus, yakni 78 kasus.

Baca juga: Tingkat Kejahatan di Jakarta Turun, Tapi Kasus Kebakaran dan Pemerkosaan Naik

"Pokok benda yang paling sering terbakar itu instalasi luar gedung, ada 143 kasus. Kedua itu, kebakaran sampah, 116 kasus," kata Gatot dalam keterangannya, Selasa (31/12/2019).

Adapun kebakaran paling banyak terjadi disebabkan korsleting listrik, yakni 273 kasus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jumlah jiwa yang terdampak kebakaran ada 2.718 jiwa. Korban meninggal dunia tiga jiwa dan korban luka 15 orang," ujar Gatot.

Gatot menambahkan, untuk wilayah yang paling sering terjadi kebakaran, yakni Kecamatan Cakung.

"Kecamatan Cakung paling banyak, ada 85 kasus kebakaran. Tingkat kelurahan juga paling banyak Kelurahan Penggilingan di Cakung juga. Di Penggilingan terjadi 20 kasus kebakaran," ujar Gatot.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Bekasi Perintahkan Desa Percepat Penyaluran BLT Rp 300.000

Pemkab Bekasi Perintahkan Desa Percepat Penyaluran BLT Rp 300.000

Megapolitan
Tanya Jawab Seputar Bansos Beras di Jakarta

Tanya Jawab Seputar Bansos Beras di Jakarta

Megapolitan
Satpol PP Gadungan yang Tipu 9 Orang Modus Perekrutan Ilegal Raup Rp 60 Juta

Satpol PP Gadungan yang Tipu 9 Orang Modus Perekrutan Ilegal Raup Rp 60 Juta

Megapolitan
Sempat Mengaku Jadi Korban Pungli ke Mensos Risma, Warga Tangerang Kini Sebut Tidak Ada Oknum

Sempat Mengaku Jadi Korban Pungli ke Mensos Risma, Warga Tangerang Kini Sebut Tidak Ada Oknum

Megapolitan
Pemkab Bekasi Salurkan Rp 111 Miliar BLT Dana Desa, Tiap Penerima Dapat Rp 300.000

Pemkab Bekasi Salurkan Rp 111 Miliar BLT Dana Desa, Tiap Penerima Dapat Rp 300.000

Megapolitan
Ini Lokasi Vaksinasi Dosis 2 AstraZeneca dan Sinovac di  Penjaringan

Ini Lokasi Vaksinasi Dosis 2 AstraZeneca dan Sinovac di Penjaringan

Megapolitan
Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Lansia Bunuh Istri di Jagakarsa, 16 Adegan Diperagakan

Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Lansia Bunuh Istri di Jagakarsa, 16 Adegan Diperagakan

Megapolitan
Warga Meninggal hingga Berkecukupan Masih Terima Bansos di Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

Warga Meninggal hingga Berkecukupan Masih Terima Bansos di Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Juga Tipu Bibinya hingga Terlibat Proses Rekrutmen Ilegal

Satpol PP Gadungan Juga Tipu Bibinya hingga Terlibat Proses Rekrutmen Ilegal

Megapolitan
Warga Utan Panjang yang Belum Disuntik Vaksin Covid-19 Tak Bisa Ambil Bansos

Warga Utan Panjang yang Belum Disuntik Vaksin Covid-19 Tak Bisa Ambil Bansos

Megapolitan
Korban Penipuan Satpol PP Gadungan Diberi SK Pengangkatan Palsu

Korban Penipuan Satpol PP Gadungan Diberi SK Pengangkatan Palsu

Megapolitan
Revisi Perda Covid-19 Masih Dibahas DPRD, Wagub DKI Harap Segera Disahkan

Revisi Perda Covid-19 Masih Dibahas DPRD, Wagub DKI Harap Segera Disahkan

Megapolitan
PPKM Level 4, Pemohon di Kantor Imigrasi Tangerang Merosot hingga 90 Persen

PPKM Level 4, Pemohon di Kantor Imigrasi Tangerang Merosot hingga 90 Persen

Megapolitan
Kasus Dugaan Pengancaman Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Datangi Jerinx ke Bali

Kasus Dugaan Pengancaman Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Datangi Jerinx ke Bali

Megapolitan
Wagub DKI: Angka Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Turun Lagi

Wagub DKI: Angka Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Turun Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X