Banjir Jakarta, Sejumlah Ruas Jalan Tak Bisa Dilintasi Kendaraan

Kompas.com - 01/01/2020, 08:06 WIB
Banjir terjadi di Komplek BPPT, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020). KOMPAS.com/ KURNIA SARI AZIZABanjir terjadi di Komplek BPPT, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah ruas jalan di Jakarta tidak bisa dilintasi kendaraan akibat terendam banjir pada Rabu (1/1/2020) pagi.

Berdasarkan pantauan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, yang diunggah di laman Twitter @TMCPoldaMetro, kondisi ini terjadi di sejumlah ruas jalan di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

TMC Polda Metro mencatat, pukul 06:28 WIB, banjir setinggi 60-80 sentimeter terjadi di Underpass Tol Cawang Jakarta Timur.

"Sehingga untuk sementara daerah ini tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor," demikian sebagaimana dikutip dari @TMCPoldaMetro.

Baca juga: Sejumlah Wilayah Jakarta Banjir, MRT Beroperasi Normal

Kemudian, pukul 06.30 WIB polisi melakukan penutupan arus lalu lintas yang mengarah ke Taman Anggrek dialihkan mengarah Biak.

Ini disebabkan kondisi jalan di kawasan Trisakti arah Grogol terdapat genangan air sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan.

Pukuk 06:40 WIB, banjir setinggi 30-50 sentimeter terjadi di Kilometer 3.800 Tol Jatinegara (arah ke Cawang)

Akibatnya, untuk sementara kawasan tersebut tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor.

Lalu, TMC Polda Metro mencatat, pada pukul 06:45 WIB banjir setinggi 60-80 sentimeter terjadi di depan Kampus Trisakti, Jalan S. Parman Jakarta Barat.

Sehingga untuk sementara lalu lintas dari arah Tomang ke arah Grogol dan sebaliknya dialihkan.

Kemudian, TMC Polda Metro mencatat pada pukul 06.47 WIB terjadi Penutupan dan pengalihan kendaraan yg masuk gerbang Cikunir 4.

Ini dilakukan akibat imbas kali Cikunir yang meluap hingga menyebabkan genangan dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter.

Baca juga: Awal Tahun, Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah Jakarta

Pukul, 06.50 WIB, banjir setinggi 40 sentimeter terjadi di pintu keluar terminal Tanjung Priok mengarah barat maupun timur.

TMC juga meminta masyarakat yang melintas di kawasan Karet, Senayan dan Semanggi untuk berhati-hati karena masih terjadi genangan air di sejumlah ruas jalan kawasan itu.

TMC mencatat, pukul 06:50 WIB banjir setinggi 20-30 sentimeter terjadi di Karet, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman.

Baca juga: Pintu Air Karet Siaga I, Manggarai Siaga II, Waspada Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir

Pukul 06:52 WIB, banjir setinggi 30-50 sentimeter terjadi di Jalan Gerbang Pemuda Senayan.

"Bagi kendaraan sejenis sedan diimbau agar tidak melintas," demikian informasi yang diunggah akun @TMCPoldaMetro.

Pukul, 07:10 WIB, banjir setinggi 40-60 sentimeter terjadi di Jalan Lapangan Tembak Senayan. Sehingga untuk sementara ruas jalan ini tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan.

Pukul 07.11 WIB, banjir setinggi 30-40 sentimeter terjadi di depan Kampus Atmajaya Semanggi Bawah Jakarta Selatan.

"Bagi pengendara, diimbau untuk menghindari jalur tersebut," kata akun @TMCPoldaMetro.

Baca juga: Banjir di Kembangan, Warga: Lama Tak Kebanjiran, Sekarang Air Masuk Rumah

Kemudian, pukul 07:14 WIB, banjir setinggi 40-60 sentimeter terpantau terjadi di depan Kampus Atmajaya, Jalan Jenderal Sudirman.

Sehingga untuk sementara ruas jalan itu tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X