Rumah Pompa Tergenang, Penanganan Luapan Kali Grogol Terkendala

Kompas.com - 01/01/2020, 09:29 WIB
Ilustrasi Banjir KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAIlustrasi Banjir

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Purwanti, mengatakan, penanganan banjir akibat luapan Kali Grogol mengalami kendala.

"Kita ada pompa di sana, tapi rumah pompa kita juga tergenang, jadi aliran listriknya dimatikan," kata Purwanti saat dikonfirmasi, Senin (1/1/2020).

Akibatnya, kawasan Komplek Hankam tergenang oleh luapan kali tersebut.

Purwanti mengatakan, ia khawatir apabila pompa dinyalakan, bisa terjadi korsleting yang justru merusak alat dan membahayakan petugas.

Ia berharap hujan segera berhenti dan air yang menggenangi rumah pompa bisa surut agar pompa bisa dinyalakan untuk menyedot air yang menggenangi kediaman warga.

"Tadi pagi air dari Kali Grogol masuk ke Waduk Hankam, begitu juga di Kyai Tapa. Mudah-mudahan tidak hujan lagi dan air agak surut, jadi kami bisa operasionalkan pompa kembali," ujar Purwanti.

Berdasarkan data yang dirilis BPBD DKI Jakarta ada 18 titik banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan di DKI. Ketinggian air cukup bervariasi antara 20 sampai 90 cm.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X