Lansia, Ibu Hamil, dan Bayi Terjebak Banjir di Perumahan Wisma Tajur, Tangerang, 6 Perahu Dikerahkan

Kompas.com - 01/01/2020, 18:59 WIB
Perahu mesin dari Basarnas terlihat sedang mengevakuasi warga perumahan Wisma Tajur korban banjir SYIFA NURI KHAIRUNNISAPerahu mesin dari Basarnas terlihat sedang mengevakuasi warga perumahan Wisma Tajur korban banjir

TANGERANG, KOMPAS.com - Enam perahu dikerahkan untuk proses evakuasi warga perumahan Wisma Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

"Perahu mesin ada satu dari Basarnas. Sisanya ada empat perahu rafting dan satu perahu fiber," ujar Aulia Komandan tim Basarnas yang bertugas di Perumahan Wisma Tajur ketika ditemui Kompas.com pada Rabu (1/1/2020).

Proses evakuasi sejauh ini telah mengangkut sekitar 63 orang warga. Tim evakuasi memprioritaskan lansia, bayi, dan balita yang masih terjebak.

Baca juga: Satu Lagi, Warga Jakarta Tewas Terkena Sengatan Listrik Saat Banjir

"Lansia masih ada 20 orang, ibu hamil ada tujuh orang, dan bayi juga balita ada 10 orang," kata Aulia.

Salah satu kendala dalam proses evakuasi adalah kurangnya jumlah perahu yang beroperasi.

Menurut Aulia, jumlah perahu mesin yang dimiliki saat ini belum cukup untuk mengevakuasi warga khususnya di Blok D, Blok E, dan Blok F.

"Blok D, E, F memang harus palai mesin karena paling jauh. Ini hanya ada satu jadi masih belum cukup. Belum semua rumah bisa dijangkau," tutup Aulia.

Selain Basarnas, ada juga tim dari ACT atau Aksi Cepat Tanggap, Koramil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, dan Satpol PP Kecamatan Ciledug. 

Baca juga: Banjir Jakarta, Erick Thohir Gratiskan Jalan Tol Dalam Kota Selama 18 Jam



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Megapolitan
93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Megapolitan
Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X