Diduga Kelelahan Terobos Banjir, Kusir Pingsan dan Kudanya Mati

Kompas.com - 02/01/2020, 13:43 WIB
Seorang kusir yang belum diketahui identitasnya pingsan dan kudanya mati setelah menerobos banjir di Jalan Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu (1/1/2020) sekitar pukul 18.00 WIB dokumen pribadiSeorang kusir yang belum diketahui identitasnya pingsan dan kudanya mati setelah menerobos banjir di Jalan Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu (1/1/2020) sekitar pukul 18.00 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Seorang kusir yang belum diketahui identitasnya pingsan dan kudanya mati setelah menerobos banjir di Jalan Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Menurut salah satu warga setempat, Wawan Saron (45) mengatakan, peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (1/1/2020) pukul 18.00 WIB.

Saat itu kusir dan kudanya menerobos banjir di lokasi tersebut.

"Ada tiga kuda, mereka semua terobos banjir. Dua kuda lolos karena tidak bawa gerobak, kalau yang satu bawa. Dia ini kan memang delman, mungkin keberatan capek habis bawa penumpang terus lewati banjir. Kusir pingsan dan kudanya mati," ujarnya di lokasi.

Baca juga: [VIDEO] Kondisi Terkini Banjir di Kawasan Kelapa Gading

Menurut Wawan Seron, kusir yang diketahui sudah usia lanjut tersebut langsung dilarikan ke Puskesman Paku Alam yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Sementara kudanya yang tergeletak di tengah banjir langsung dievakuasi ke tepi.

"Kejadian kemarin sore dan baru dievakuasi tadi pagi dengan mobil pikap. Untuk dibawa ke mana itu kuda saya kurang tahu," ucapnya.

Wawan Saron mengatakan delman yang beroperasi di kawasan Buana Garden, Tangerang kerap melintasi jalan tersebut setiap harinya.

Bahkan, kata Wawan, empat hari lalu sempat berkomunikasi dengan kusir mengenai harga kuda.

"Memang warga sini dan biasa lewat sini. Empat hari lalu saya sempat ke kandang kudanya, ngomong sama kusir yang pingsan itu, katanya harga kuda sampai Rp 20 jutaan," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Megapolitan
ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

Megapolitan
Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X