Warga Bekasi Jadi yang Terbanyak Melaporkan Kerusakan Surat-surat Penting akibat Banjir

Kompas.com - 02/01/2020, 18:10 WIB
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Kepala Sub Direktorat Restorasi ANRI Anak Agung Sumardika mengatakan bahwa warga Bekasi paling banyak melaporkan surat-surat pentingnya rusak akibat banjir.

Laporan tersebut mereka terima via website. Bahkan ada yang datang langsung untuk memperbaiki surat-surat rusak tersebut.

"Sejak kemarin paling banyak laporan dari Bekasi. Karena banjir memang cukup besar di sana," kata Sumardika saat ditemui di kantornya, di Jalan Raya Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2020).

Surat yang diterima pun datang dari instansi maupun perorangan. Mayoritas melaporkan surat tanah yang rusak.

Baca juga: ANRI Terima Puluhan Surat Penting yang Rusak karena Banjir

"Surat tanah yang paling banyak. Surat tanah mulai dari sertifikatnya, IMB-nya samapi ke peta tanahnya," kata dia.

Sejauh ini, pihaknya sudah menerima puluhan surat-surat penting yang rusak sejak kemarin. Namun, hal tersebut diprediksi akan terus bertambah mengingat ada ribuan laporan yang diterima pihak ANRI.

Walau diperkirakan akan mencapai ribuan laporan, dia tetap membuka kesempatan untuk masyarakat agar datang ke kantor ANRI jika ingin memperbaiki surat-surat penting yang rusak.

"Tidak ada syarat administrasi lain. Semuanya gratis, bawa langsung ke sini, kami layani," kata dia.

Baca juga: ANRI Buka Jasa Perbaikan Surat-surat Penting Warga Korban Banjir

Dia juga berujar bahwa masyarakat yang tidak bisa ke kantor ANRI karena terlalu jauh agar menghubungi akun Instagram @arsipnasionalri untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait cara memperbaiki arsip yang rusak.

Sebelumnya, hujan deras sempat melanda di beberapa wilayah pada Rabu (1/1/2020).

Akibatnya beberapa wilayah di Jabodetabek terkena banjir, salah satu yang terparah adalah Jakarta dan Bekasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: 4 Pengendara Terluka akibat Ditabrak Penculik Gadis di Sunter

Polisi: 4 Pengendara Terluka akibat Ditabrak Penculik Gadis di Sunter

Megapolitan
DLH DKI Terima Laporan soal Remaja yang Nongkrong di Dukuh Atas Kurang Peduli Lingkungan

DLH DKI Terima Laporan soal Remaja yang Nongkrong di Dukuh Atas Kurang Peduli Lingkungan

Megapolitan
Tolak Perubahan Nama Jadi Jalan Tino Sidin, Warga Cikini VII Usul Nama Tokoh Guru Demar

Tolak Perubahan Nama Jadi Jalan Tino Sidin, Warga Cikini VII Usul Nama Tokoh Guru Demar

Megapolitan
PKL di Dekat Rel Pasar Kemiri Depok Tolak Pembongkaran, Pemkot Gelar Mediasi

PKL di Dekat Rel Pasar Kemiri Depok Tolak Pembongkaran, Pemkot Gelar Mediasi

Megapolitan
Aplikasi JAKI Dinilai Bukan Satu-satunya Solusi Polemik Tebet Eco Park

Aplikasi JAKI Dinilai Bukan Satu-satunya Solusi Polemik Tebet Eco Park

Megapolitan
Penculik dan Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Bawa Airsoft Gun Saat Beraksi

Penculik dan Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Bawa Airsoft Gun Saat Beraksi

Megapolitan
Sepekan Berlalu, Penyebab Jebolnya Tandon Air Proyek LRT di Rasuna Said Belum Terungkap

Sepekan Berlalu, Penyebab Jebolnya Tandon Air Proyek LRT di Rasuna Said Belum Terungkap

Megapolitan
Penculik Gadis di Sunter Positif Narkoba, Polisi Temukan Alat Hisap Sabu dan Timbangan

Penculik Gadis di Sunter Positif Narkoba, Polisi Temukan Alat Hisap Sabu dan Timbangan

Megapolitan
PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Pakar: Wajibkan Masker di Ruang Terbuka

PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Pakar: Wajibkan Masker di Ruang Terbuka

Megapolitan
Mes di Kembangan Disatroni Maling, 2 Ponsel dan Uang untuk Lamaran Raib

Mes di Kembangan Disatroni Maling, 2 Ponsel dan Uang untuk Lamaran Raib

Megapolitan
Lokasi Uji Emisi di Jakarta, Segera Cek Agar Bisa Perpanjang STNK

Lokasi Uji Emisi di Jakarta, Segera Cek Agar Bisa Perpanjang STNK

Megapolitan
Orangtua Pengeroyok Siswa SMAN 70 Jakarta Minta Maaf ke Keluarga Korban: Kalau Diminta Sujud, Kami Sujud

Orangtua Pengeroyok Siswa SMAN 70 Jakarta Minta Maaf ke Keluarga Korban: Kalau Diminta Sujud, Kami Sujud

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Kolaborasi dengan Pemkot Tangsel dan Bekasi Terkait Uji Emisi Kendaraan untuk Atasi Polusi

Pemprov DKI Akan Kolaborasi dengan Pemkot Tangsel dan Bekasi Terkait Uji Emisi Kendaraan untuk Atasi Polusi

Megapolitan
Meski Ditolak Warganya, Pemprov DKI Bersikeras Ganti 22 Nama Jalan di Ibu Kota

Meski Ditolak Warganya, Pemprov DKI Bersikeras Ganti 22 Nama Jalan di Ibu Kota

Megapolitan
Mengaku Polisi, Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Beraksi Pakai Mobil Pelat RFP

Mengaku Polisi, Penyekap Gadis yang Ditangkap di Sunter Beraksi Pakai Mobil Pelat RFP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.