Buni Yani Bebas dari Lapas dengan Cuti Bersyarat

Kompas.com - 02/01/2020, 18:56 WIB
Buni Yani penuhi panggilan Kejari Depok, Jumat (1/2/2019). KOMPAS.com/ CYNTHIA LOVABuni Yani penuhi panggilan Kejari Depok, Jumat (1/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terpidana Kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU ITE), Buni Yani bebas dari Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Kamis (2/1/2020).

Kepala Lapas Kelas III Gunung Sindur Sopiana mengatakan, Buni Yani keluar dari penjara sekitar pukul 10.15 WIB.

Buni Yani sendiri bebas dengan permohonan cuti bersyarat.

"Narapidana atas nama Buni Yani bin H. Faturrohman dibebaskan dari Lapas Kelas III Gunung Sindur setelah menerima SK Cuti Bersyarat," ucap Sopiana dalam keterangannya, Kamis.

Baca juga: Hari Ini Buni Yani Bebas

Buni Yani mulai menjalani masa pidana di Lapas Kelas III Gunung Sindur sejak 1 Februari 2019.

Dengan cuti bersama, Buni Yani menjalani masa pidana di dalam lapas selama 11 bulan.

"Buni Yani menjalani 11 bulan masa pidana didalam Lapas setelah mendapatkan potongan masa pidana sesuai dengan aturan yang berlaku pada program Cuti Bersyarat," tuturnya.

Diketahui, Buni Yani divonis bersalah melanggar pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung. Dia dijatuhi hukuman 18 bulan penjara.

Buni Yani dianggap melanggar pidana karena melakukan ujaran kebencian dan mengedit isi video pidato Ahok.

Baca juga: Detik-detik Penahanan Buni Yani ke Gunung Sindur



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Soekarno Hatta Siapkan Layanan Taksi Terbang untuk Antar Masyarakat

Bandara Soekarno Hatta Siapkan Layanan Taksi Terbang untuk Antar Masyarakat

Megapolitan
Paspampres: Pengendara Moge Dilumpuhkan karena Menerobos Kawasan Ring 1

Paspampres: Pengendara Moge Dilumpuhkan karena Menerobos Kawasan Ring 1

Megapolitan
Kerap Langgar Prokes, Lokasi Penembakan oleh Bripda CS Sering Dikeluhkan Warga Setempat

Kerap Langgar Prokes, Lokasi Penembakan oleh Bripda CS Sering Dikeluhkan Warga Setempat

Megapolitan
Lokasi Penembakkan oleh Bripda CS Buka hingga Subuh, Pemprov DKI: Pengelola Kafe Kelabui Petugas

Lokasi Penembakkan oleh Bripda CS Buka hingga Subuh, Pemprov DKI: Pengelola Kafe Kelabui Petugas

Megapolitan
Usai Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Berencana Silaturahim hingga Terbitkan Buku

Usai Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Berencana Silaturahim hingga Terbitkan Buku

Megapolitan
Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Berharap Segera Sembuh Covid-19

Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Berharap Segera Sembuh Covid-19

Megapolitan
Selisih Data Terjadi Lagi, Depok Minta Satgas Covid-19 'Konsen': Bahaya jika Tak Diselesaikan

Selisih Data Terjadi Lagi, Depok Minta Satgas Covid-19 "Konsen": Bahaya jika Tak Diselesaikan

Megapolitan
Tak Lama Lagi Mobil 10 Tahun ke Atas Dilarang Melintas di Jalanan Jakarta, Simak Aturannya di Sini

Tak Lama Lagi Mobil 10 Tahun ke Atas Dilarang Melintas di Jalanan Jakarta, Simak Aturannya di Sini

Megapolitan
Pekan Depan, 2.100 Pedagang di Pasar dan Pusat Perbelanjaan Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19

Pekan Depan, 2.100 Pedagang di Pasar dan Pusat Perbelanjaan Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19

Megapolitan
Cap Go Meh di Bogor Tampilkan Pertunjukan Seni secara Online

Cap Go Meh di Bogor Tampilkan Pertunjukan Seni secara Online

Megapolitan
Tak Semua Pendonor Plasma Kovalesen di Kota Bekasi Lolos Tes Kesehatan

Tak Semua Pendonor Plasma Kovalesen di Kota Bekasi Lolos Tes Kesehatan

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang, Tujuh Pohon Tumbang di Semper Timur

Hujan dan Angin Kencang, Tujuh Pohon Tumbang di Semper Timur

Megapolitan
Kasus Mayat Dalam Plastik Sampah di Bogor, Korban Tewas Dicekik

Kasus Mayat Dalam Plastik Sampah di Bogor, Korban Tewas Dicekik

Megapolitan
Anggota TNI Korban Penembakan Bripda CS Tinggalkan Dua Orang Anak Balita

Anggota TNI Korban Penembakan Bripda CS Tinggalkan Dua Orang Anak Balita

Megapolitan
Jumat Ini, 1.500 Polisi dan 1.000 Guru di Kota Tangerang Ikut Vaksinasi Covid-19

Jumat Ini, 1.500 Polisi dan 1.000 Guru di Kota Tangerang Ikut Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X