Korban Banjir di Karang Tengah, Tangerang, Butuh Air Bersih

Kompas.com - 03/01/2020, 13:31 WIB
Banjir yang melanda Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, sudah surut sejak Jumat (3/1/2020) pagi. Namun, belum menyalanya listrik di wilayah tersebut membuat warga mengeluhkan minimnya air bersih. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiBanjir yang melanda Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, sudah surut sejak Jumat (3/1/2020) pagi. Namun, belum menyalanya listrik di wilayah tersebut membuat warga mengeluhkan minimnya air bersih.

TANGERANG,KOMPAS.com - Banjir yang melanda Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, surut sejak Jumat (3/1/2020) pagi.

Namun, listrik di wilayah tersebut belum menyala. Hal itu membuat warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Mereka mengandalan tenaga listrik untuk memompa atau menarik air dari sumur.

"Banjir sudah surut, listrik belum nyala. Warga kesulitan cari air bersih karena nggak ada pasokan listrik," kata seorang warga bernama Anas.

Baca juga: Dikunjungi Mensos Juliari, Warga Ciledug Indah Curhat Sulit Dapat Bantuan

Menurut Anas, bantuan air bersih belum diterima warga sejak banjir melanda kawasan rumahnya.

Anas mengatakan, dengan surutnya banjir warga ingin membersihkan diri dan rumah mereka.

"Banjir dari tanggal 1 setinggi 1,5 meter. Listrik mati juga dari tanggal dari tanggal 1 sampai sekarang. Mau mandi susah," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Anas, saat ini warga masih berada di lokasi pengungsian. Sebagian dari mereka memenuhi kebutuhannya di lokasi tersebut.

"Ada juga yang sudah mulai bersih-bersih. Tapi karena air mati ya bersih sebisanya saja," kata dia.

Anas berharap listrik bisa dinyalahkan dengan cepat atau mereka mendapat bantuan air bersih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Megapolitan
Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Megapolitan
Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Megapolitan
Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Megapolitan
Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Megapolitan
Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Megapolitan
UPDATE 30 November: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 30 November: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hari Ini, Munarman Jalani Sidang Perdana Kasus Terorisme

Hari Ini, Munarman Jalani Sidang Perdana Kasus Terorisme

Megapolitan
Mahasiswi Wafat Saat Pembaretan, Komandan Menwa Riza Patria: Kegiatan Fisik Tak Boleh Dominan!

Mahasiswi Wafat Saat Pembaretan, Komandan Menwa Riza Patria: Kegiatan Fisik Tak Boleh Dominan!

Megapolitan
Aturan Terbaru Masuk Mal dan Bioskop di Jakarta Saat DKI Kembali Terapkan PPKM Level 2

Aturan Terbaru Masuk Mal dan Bioskop di Jakarta Saat DKI Kembali Terapkan PPKM Level 2

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.