Dua Hari Pasca-banjir Jakarta, Jumlah Pengungsi Turun Jadi 12.491 Jiwa

Kompas.com - 03/01/2020, 13:47 WIB
Suasana posko yang menampung pengungsi banjir di GOR Makasar, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020). Sebelumnya, daerah ini dilanda banjir setinggi 1,5 meter yang di mana listrik-listrik dipadamkan. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOSuasana posko yang menampung pengungsi banjir di GOR Makasar, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020). Sebelumnya, daerah ini dilanda banjir setinggi 1,5 meter yang di mana listrik-listrik dipadamkan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca-banjir yang menerjang ibu kota Jakarta beberapa waktu lalu, hingga hari ini terdapat 12.491 jiwa yang mengungsi.

Data ini berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) DKI Jakarta pada Jumat (3/1/2020).

"Jumlah pengungsi DKI Jakarta sudah berkurang dari sebelumnya sekitar 31.000 jiwa menjadi 12.491 jiwa. Jumlah pengungsi paling banyak berada di Jakarta Timur sebanyak 5.412," kata Kepala UPT Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Ridwan, lewat keterangan tertulisnya, Jumat.

Baca juga: DKI Gandeng 21 Instansi untuk Tanggulangi Banjir

Berikut rincian jumlah pengungsi per kota di lima wilayah di DKI :

1. Jakarta Pusat

3 Kecamatan

3 Kelurahan

19 RW

51 RT

Ketinggian air awal 120 cm

Saat ini 30 cm

Jumlah kepala keluarga 330

Jumlah jiwa 1700 orang

Lokasi pengungsi 10

Baca juga: DPR RI Beri Bantuan ke Pengungsi Banjir di Gelanggang Remaja Pengadegan

2. Jakarta Utara

2 Kecamatan

5 Kelurahan

25 RW

44 RT

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungui Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungui Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Megapolitan
Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yodi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Megapolitan
Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Megapolitan
Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Megapolitan
Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Megapolitan
Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Megapolitan
Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X